Suara.com - Memastikan makanan terbaik yang tersaji untuk keluarga adalah prioritas utama seorang ibu. Namun, belakangan para ibu dibuat resah lantaran Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan Polri mengungkap ada 212 merek beras oplosan yang dijual bebas di pasaran.
Praktik ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengancam kualitas gizi dan kesehatan keluarga. Makanya, ibu-ibu perlu tahu cara mengenali beras oplosan dan cirinya seperti apa.
Apa beda beras oplosan dan beras asli? Lalu sebahaya apa efek yang ditimbulkan dari beras oplosan ini jika dikonsumsi anak-anak dan anggota keluarga?
Jangan khawatir, Bu! Dengan bekal pengetahuan yang tepat, Anda bisa menjadi garda terdepan untuk melindungi keluarga dari praktik curang ini. Mari kita bongkar bersama cara mengenali beras oplosan agar tak lagi terkecoh.
Apa Itu Beras Oplosan?
Secara sederhana, beras oplosan adalah beras yang dicampur untuk tujuan mengeruk keuntungan besar bagi produsen.
Praktik yang sering terjadi adalah mencampur beras kualitas premium yang mahal dengan beras kualitas medium atau bahkan rendah yang lebih murah, lalu menjualnya dengan harga premium.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahkan menyebut praktik ini ibarat "menjual emas 18 karat tapi dibilang 24 karat."
Ada pula modus yang lebih berbahaya, yaitu memoles kembali beras yang sudah rusak (kuning atau berjamur) dengan zat kimia seperti pemutih agar terlihat putih dan menarik. Sehingga beras rusak menjadi tampak baru dan bisa dijual lebih mahal.
Bahaya beras oplosan
Baca Juga: Ada Merek Sania hingga Raja Platinum, Ini 4 Produsen Raksasa di Pusaran Kasus Beras Oplosan
- Kerugian Finansial:
Ibu membayar harga premium untuk kualitas yang tidak sepadan. - Kualitas Menurun:
Nasi yang dihasilkan tidak pulen, cepat basi, atau teksturnya aneh. - Ancaman Kesehatan:
Jika oplosan menggunakan beras rusak atau bahan kimia berbahaya seperti pemutih dan pengawet, konsumsi jangka panjang dapat memicu gangguan pencernaan hingga kerusakan organ vital.
4 Cara Mudah Mengenali Beras Oplosan
Tak perlu alat canggih, ibu cerdas bisa memanfaatkan panca indra untuk mengenali tanda-tanda beras oplosan sebelum tertipu membelinya. Berikut panduan praktis yang dirangkum berdasarkan saran ahli:
1. Cek Bentuk dan Warna
Lihat baik-baik beras sebelum membeli. Menurut Pakar Teknologi Industri Pertanian dari IPB, Prof Tajuddin Bantacut, ciri beras oplosan bisa dikenali secara kasat mata.
- Warna Beras Tidak Seragam
Beras asli berkualitas memiliki warna bening atau putih susu yang seragam.
Waspada jika dalam satu kemasan terdapat campuran beras yang sangat putih (seperti kapur) dengan beras yang kusam atau kekuningan. Ini adalah indikasi pencampuran.
- Ukuran Beras dan Bentuk Tidak Sama
Ciri beras oplosan sering kali menampakkan butiran yang campur aduk. Ada yang panjang, ada yang bulat pendek, dan banyak butiran patah (menir).
Berita Terkait
-
Ada Merek Sania hingga Raja Platinum, Ini 4 Produsen Raksasa di Pusaran Kasus Beras Oplosan
-
Nasi di Rumah Lembek Warnanya Aneh? Awas, Itu Ciri Beras Oplosan Kata Pakar IPB
-
Nasi di Piring Ternyata Beras Oplosan: DPR Murka, Rano Karno Ancam Tindak BUMD Nakal
-
Diduga Curangi Konsumen, Satgas Pangan Polri Periksa 25 Pemilik Merek Beras yang Diduga Dioplos
-
Polemik Dugaan Beras Oplosan Food Station Tjipinang Jaya, Rano Karno Bereaksi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung Hemat Listrik dan Awet, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Kulit, Hasil Cerah Bertahap
-
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
-
Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Lipstik Transferproof yang Tahan Lama dan Anti Menor Buat Kondangan
-
Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?