Dengan tekstur ringan dan bebas lengket, sunscreen ini juga water-resistant sehingga cocok dipakai saat berenang atau bermain air.
Sunscreen ini telah diuji oleh para ahli kulit dan direkomendasikan untuk bayi mulai usia 6 bulan.
4. Moell You Are My Sunshine Sunscreen (Rp65.000)
Sunscreen dari Moell ini mengandalkan micro-biome technology, sebuah teknologi mutakhir yang berperan menjaga keseimbangan dan kesehatan mikrobioma kulit anak.
Diformulasikan khusus dengan zinc oxide, sunscreen ini aman digunakan mulai usia 6 bulan.
Tak hanya itu, kandungan alami seperti organic avocado, calendula, dan argan oil berperan dalam menjaga kelembapan kulit serta memperkuat skin barrier si kecil.
Kelebihan lainnya, sunscreen ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan lembut bagi kulit bayi yang masih sangat sensitif.
5. GENTLY Baby Physical Sunscreen Serum (Rp69.000)
Produk ini mengandung SPF 50 PA dengan perlindungan broad spectrum, melindungi kulit bayi dari paparan sinar UVA dan UVB.
Selain itu, GENTLY dibekali formulasi antipolusi untuk menangkal radikal bebas dari lingkungan sekitar. Produk ini juga tahan air dan keringat, cocok untuk anak-anak yang suka bermain di luar seharian.
Diperkaya dengan 5x ceramide, produk ini membantu menjaga kelembapan alami, memperkuat skin barrier, dan menjaga kulit anak tetap halus dan sehat.
Baca Juga: Berapa Harga Lipstik Maybelline Original? Intip 5 Rekomendasi Produknya yang Tahan Lama
Tips Memilih Sunscreen untuk Anak
Memilih sunscreen untuk anak tidak boleh sembarangan, apalagi kulitnya masih cenderung sensitif. Berikut beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:
1. Pilih Kandungan yang Aman dan Lembut
Untuk perlindungan optimal, gunakan sunscreen fisik yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide yang aman bagi kulit anak. Hindari sunscreen yang mengandung alkohol, paraben, dan pewangi buatan.
2. Perhatikan Label Usia dan Jenis Kulit
Selalu baca label usia penggunaan. Pilih sunscreen yang memang diformulasikan untuk bayi atau anak usia 6 bulan ke atas. Untuk kulit sensitif, pilih produk dengan label hypoallergenic dan dermatologically tested.
3. Sesuaikan dengan Aktivitas Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka Kandungan Zinc Pyrithione Buat Hilangkan Panu dan Kulit Belang
-
5 Tips Merawat Rambut Rontok secara Alami dan Efektif yang Bisa Dilakukan di Rumah
-
Untuk Pemula Lebih Baik Cushion atau Foundation? Ini 4 Pilihan dan Rekomendasinya
-
Apa yang Lebih Ringan dari Cushion? Ini 4 Rekomendasi Skin Tint dan Tinted Sunscreen Terbaik
-
7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
-
5 Rekomendasi Setrika Hemat Listrik yang Bikin Pakaian Licin Sempurna
-
7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur
-
4 Sepatu Adidas Low Cut untuk Si Betis Besar, Termurah di Toko Resmi
-
Cari Lipstik untuk Anak? Ini 5 Pilihan yang Aman dan Nyaman Dipakai
-
Apakah Sunscreen SPF 30 Bagus? Ini Kata Dokter Kulit dan 5 Rekomendasi Produknya