Suara.com - Di media sosial, sering kali muncul perbandingan antara dua nama yang terdengar mirip namun berasal dari semesta yang berbeda. Terbaru, nama Thomas Alva Edison dan Thomas Alva Edisound viral. Hal ini tak lepas dari fenomena sound horeg di Indonesia telah melahirkan sosok "penemu" legendarisnya sendiri yang unik.
Kreativitas warganet Indonesia secara satir telah menobatkan sosok fiktif Thomas Alva Edisound sebagai penemu sound horeg. Julukan ini menjadi bentuk apresiasi humoris terhadap para perakit sound system lokal yang inovatif.
Lalu, seperti apa beda profil Thomas Alva Edisound vs Thomas Alva Edison? Yuk, intip perbedaan latar belakang, perjalanan karier, dan hasil penemuan kedua "tokoh" ini yang sangat bertolak belakang.
Profil Thomas Alva Edison: Sang Jenius dari Menlo Park
Thomas Alva Edison (1847-1931) adalah sosok nyata, seorang penemu dan pengusaha legendaris dari Amerika Serikat yang mengubah dunia.
Lahir di Milan, Ohio, Edison dikenal memiliki rasa ingin tahu yang besar sejak kecil. Ia hanya mengenyam pendidikan formal selama beberapa bulan sebelum akhirnya belajar secara mandiri.
Perjalanan karier Thomas Edison dimulai sebagai operator telegraf, di mana ia mulai mengembangkan penemuan-penemuan pertamanya.
Puncak kariernya terjadi saat ia mendirikan laboratorium penelitian industri pertama di Menlo Park, New Jersey. Tempat ini menjadi "pabrik penemuan" yang menghasilkan ratusan paten dan inovasi revolusioner.
Fokus utama Edison adalah menciptakan penemuan yang tidak hanya brilian secara ilmiah, tetapi juga praktis dan dapat dikomersialkan secara massal.
Baca Juga: Haram! Tapi Kenapa Sound Horeg Dibela Mati-matian? Ini 5 Alasan yang Bikin Geleng-geleng Kepala
Penemuan Ikonik Thomas Alva Edison:
- Fonograf (1877): Perangkat pertama di dunia yang mampu merekam dan memutar ulang suara.
- Bola Lampu Pijar Praktis (1879): Meskipun bukan penemu pertama, ia berhasil menciptakan bola lampu yang tahan lama dan ekonomis, serta sistem distribusi listrik DC untuk menyalakannya, membawa cahaya ke seluruh dunia.
- Kinetoskop (1891): Cikal bakal proyektor film yang menjadi dasar industri perfilman modern.
Profil 'Thomas Alva Edisound': Sang Maestro Sound Horeg dari Jawa Timur
Berbeda dengan Edison, Thomas Alva Edisound adalah tokoh fiktif yang lahir dari meme ciptaan warganet Indonesia. Usut punya usut, nama aslinya adalah SAMmemed. Hal ini terungkap melalui akun TikTok miliknya, @memed_potensio.
Thomas Alva Edisound adalah representasi dari para sound engineer dan perakit sound system otodidak yang menjadi motor penggerak fenomena sound horeg, terutama di Jawa Timur.
"Laboratorium"-nya bukanlah Menlo Park, melainkan bengkel atau garasi di pedesaan, tempat ia bereksperimen dengan speaker, amplifier, dan crossover.
Perjalanan karier si Thomas Edisound Indonesia tidak diukur dari jumlah paten, melainkan dari gengsi dan pengakuan di ajang "battle sound system".
Berita Terkait
-
Haram! Tapi Kenapa Sound Horeg Dibela Mati-matian? Ini 5 Alasan yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Bongkar 5 Sisi Gelap Sound Horeg: Hiburan Rakyat yang Kini Jadi 'Teror' dan Berujung Fatwa Haram
-
Apa itu Sound Horeg? Ini Sejarah Fenomena Viral yang Menggelegar dari Jawa Timur
-
Gawat! Agustusan di Jatim Terancam Sepi, Karnaval Tanpa Sound Horeg Bakal Garing?
-
Siapa Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg? Sosok yang Lagi Viral di Skena Sound Horeg
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?