Suara.com - Semakin banyak warga kota yang mulai meninggalkan pusat perbelanjaan bertingkat untuk mencari tempat yang lebih terbuka dan bersahabat. Bukan sekadar tempat belanja atau bersantap, masyarakat kini mencari ruang yang memberi mereka keleluasaan untuk bergerak, berkegiatan, dan berinteraksi dalam suasana yang lebih cair dan alami.
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, mencatat bahwa ruang komersial tertutup kini tak lagi memenuhi kebutuhan masyarakat urban.
"Orang-orang kota kini menginginkan pengalaman berbelanja dan berkegiatan di pusat komersial yang dirancang rileks, melalui konsep green, dengan spot-spot nyaman untuk diskusi atau sekadar slow healing," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Tren Tata Kota yang Kini Jadi Pilihan Masyarakat Urban
Seiring dengan itu, tren tata kota pun bergeser. Kawasan yang dulu hanya diperuntukkan untuk fungsi ekonomi kini mulai dibangun sebagai ruang hidup yang fleksibel dan mengundang. Apa saja tren tata kota urban terkini?
1. Kawasan multifungsi yang terbuka
Ruang komersial yang tidak dibatasi dinding mal dan sistem satu pintu kini lebih disukai. Tempat-tempat ini memudahkan orang untuk datang, berpindah, dan bersosialisasi tanpa sekat.
2. Akses pedestrian yang nyaman dan menyatu dengan lingkungan
Jalur pejalan kaki yang lebar, bebas hambatan, serta area parkir yang tidak mempersulit akses menjadi nilai tambah besar bagi masyarakat yang terbiasa berpindah tempat dengan cepat.
Baca Juga: Taman Buka 24 Jam, Warga Bisa Nikmati Ruang Terbuka Hijau Kapan Saja
3. Kemudahan melakukan berbagai aktivitas dalam satu kawasan
Orang kini ingin tempat di mana mereka bisa makan, bekerja, bertemu teman, hingga beristirahat dalam satu lingkungan yang sama tanpa harus berkendara jauh atau berpindah bangunan.
Pola ini terlihat nyata di kawasan barat Jakarta, khususnya di Gading Serpong, yang kini menjadi salah satu contoh sukses penerapan konsep ruang kota terbuka. Salah satu titik yang paling menonjol adalah Grand Boulevard Aniva, sebuah koridor komersial baru yang berkembang pesat sebagai pusat gaya hidup dan aktivitas sosial masyarakat urban.
Grand Boulevard Aniva hadir sebagai bagian dari kawasan Aniva yang sejak awal dirancang dengan konsep terbuka. Di kawasan ini, pengunjung tidak perlu memasuki gedung bertingkat atau melewati sistem boom gate yang merepotkan. Sebaliknya, mereka bisa langsung memarkir kendaraan, berjalan kaki menyusuri jalur pedestrian yang luas, dan dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Semua kegiatan, mulai dari menikmati kopi pagi, bekerja dari kedai kopi, bertemu kolega, hingga makan malam keluarga, dapat dilakukan tanpa harus keluar dari kawasan.
Dengan arsitektur yang linear dan fungsional, Grand Boulevard Aniva tidak hanya memanjakan pengunjung, tetapi juga mendukung gaya hidup spontan yang semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat perkotaan. Kawasan ini terhubung langsung dengan Pasadena Central District dan berada di pintu masuk utama koridor Aniva.
"Kami melihat perubahan pola pikir masyarakat di mana mereka tak hanya mencari tempat usaha, tapi juga ruang yang hidup, terbuka, dan memberi pengalaman," kata Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land.
Kawasan ini tidak hadir begitu saja, melainkan sebagai jawaban atas perubahan perilaku masyarakat. Menurut Chrissandy, tempat usaha kini tidak lagi cukup hanya menjadi tempat transaksi.
"Grand Boulevard Aniva menjadi simbol kawasan baru yang menyatukan bisnis dan lifestyle dalam satu kawasan," tutup Chrissandy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Promo Skincare Viva Juli 2026, Cek Cara Klaim dan Daftar Produk yang Diskon Besar
-
5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru
-
Siapa Owner Teazzi Indonesia? Tuai Kritik karena Kolaborasi dengan Nagita Slavina
-
Pet Lovers Merapat! Pameran Ini Hadirkan Ragam Aktivitas Edukasi hingga Kebutuhan Hewan Peliharaan
-
Air Cooler Tidak Dingin? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya agar Kembali Sejuk
-
4 Rekomendasi Body Butter Lokal yang Efektif Melembapkan, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Kacamata yang Bagus Merk Apa? Ini 9 Pilihan Branded yang Bikin Penampilanmu Naik Kelas
-
Apa Saja Pantangan Feng Shui Dapur? Ini 3 Kesalahan yang Diyakini Bikin Rezeki Seret
-
Promo Alfamart Back to School, Alat Tulis Diskon hingga 50 Persen
-
6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja