Suara.com - Pada hari ini, 12 Agustus, ada banyak peristiwa sejarah, mulai dari penetapan Hari Pemuda Internasional, berakhirnya Perang Salib Pertama pada tahun 1099, penemuan satelit Mars, peluncuran Echo I, satelit komunikasi pertama pada 1960, tragedi jatuhnya pesawat Japan Airlines Penerbangan 123 pada 1985, dan lain sebagainya.
Untuk Hari Pemuda Internasional, peringatan ini menyoroti isu-isu krusial yang dihadapi generasi muda, sekaligus mengapresiasi peran vital mereka sebagai mitra dalam masyarakat global.
Sejarah panjang di balik perayaan ini merupakan cerminan dari evolusi peran pemuda dalam agenda internasional, dimulai dari resolusi-resolusi awal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga menjadi sebuah gerakan global yang diakui secara luas.
Tonggak sejarah Hari Pemuda Internasional dimulai pada tahun 1965. Saat itu, Majelis Umum PBB mengesahkan deklarasi yang berfokus pada peningkatan cita-cita perdamaian, saling menghormati, dan pemahaman antar bangsa di kalangan pemuda.
Dokumen ini, yang dikenal sebagai resolusi 2037 (XX), menjadi landasan bagi PBB untuk memberikan perhatian lebih serius pada isu-isu pemuda.
Selama satu dekade berikutnya, dari 1965 hingga 1975, Majelis Umum dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB terus menggarisbawahi tiga tema dasar yang berkaitan dengan pemuda, yaitu partisipasi, pembangunan, dan perdamaian.
Kebutuhan akan kebijakan internasional yang terstruktur mengenai pemuda juga mulai ditekankan pada periode ini, menandai pergeseran dari sekadar wacana menjadi agenda yang lebih konkret.
Ide untuk menetapkan hari khusus bagi pemuda pertama kali muncul pada tahun 1991. Gagasan ini diusulkan oleh para pemuda yang berkumpul di Wina, Austria, dalam sesi pertama Forum Pemuda Dunia Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Mereka merekomendasikan agar ada satu hari khusus yang didedikasikan untuk mempromosikan dan menggalang dana bagi Dana Pemuda PBB. Ide ini kemudian matang dan diajukan secara resmi pada tahun 1998, dalam sesi pertama Konferensi Menteri Dunia yang Bertanggung Jawab terhadap Pemuda di Lisbon, Portugal.
Baca Juga: Sejarah Negara Riau Merdeka: Gugatan Keadilan dari Jantung Sumatera yang Terluka
Pada 17 Desember 1999, Majelis Umum PBB secara resmi mengadopsi resolusi A/RES/54/120 yang menetapkan 12 Agustus sebagai Hari Pemuda Internasional.
Sejak saat itu, peringatan ini menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan kesadaran akan Program Aksi Dunia untuk Pemuda yang diadopsi PBB pada tahun 1996. Program tersebut bertujuan untuk mendorong aksi kolektif dalam 15 bidang prioritas, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan, yang semuanya berfokus pada kesejahteraan pemuda.
Pengakuan terhadap peran pemuda tidak berhenti di situ. Pada tahun 2009, Majelis Umum PBB kembali mengadopsi resolusi 64/134 yang mencanangkan periode dari 12 Agustus 2010 sebagai Tahun Pemuda Internasional, bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Tahun Pemuda Internasional pertama pada tahun 1985.
Resolusi ini menyerukan kepada pemerintah dan masyarakat di seluruh dunia untuk mendukung kegiatan yang menandai perayaan ini.
Peran pemuda sebagai agen perubahan terus mendapatkan pengakuan secara global. Puncaknya, pada 9 Desember 2015, Dewan Keamanan PBB mengesahkan Resolusi 2250 tentang Pemuda, Perdamaian, dan Keamanan.
Resolusi ini menjadi tonggak sejarah yang memberikan pengakuan mendesak untuk melibatkan generasi muda pembangun perdamaian dalam mempromosikan perdamaian dan melawan ekstremisme.
Berita Terkait
-
Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2025: Stagnan di Level Tinggi, Bagaimana Prospeknya?
-
9 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Agustus 2025: Dapatkan Pemain OVR 90+, Koin, dan Gems Gratis
-
5 Fakta Mengejutkan Ibu Kota Banten: Sah Setelah 25 Tahun, Wagub Akui Belum Layak
-
Kisah Terlupakan Panjat Pinang: Dari Tontonan Penjajah Menjadi Perayaan Kemerdekaan RI
-
11 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 10 Agustus 2025: Klaim Pemain OVR Tinggi Gratis!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
5 Shio Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya dan Sukses Besar di Tahun Kuda Api 2026
-
Hoki! Ini 5 Zodiak yang Bakal Kaya Raya sebelum Akhir Tahun 2026
-
5 Rekomendasi Mudik Gratis Lebaran 2026: Bisa Bareng Indomaret, Bagaimana Caranya?
-
5 Alat Kesehatan untuk Cek Gula Darah dan Kolesterol di Rumah, Mulai dari Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu On Cloud untuk Umroh, Nyaman Buat Jalan 25 Ribu Langkah per Hari
-
Cari Cushion untuk Usia 50-an? Ini 5 Pilihan untuk Samarkan Garis Halus dan Kerutan
-
Ibrahim Risyad Larang Istri Jadi IRT, Begini Hukumnya Dalam Islam
-
5 Sampo Non SLS di Bawah Rp50 Ribu, Rahasia Rambut Sehat dan Berkilau
-
Dorong Ekonomi Daerah, Pusat Bisnis Baru di Bali Fokus Kembangkan Kopi dan Cokelat Premium
-
5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an