Suara.com - Sepatu berbahan suede memiliki pesona tersendiri. Teksturnya yang lembut dan tampilannya yang premium sukses membuat gaya terlihat lebih berkelas.
Bahan suede umumnya terbuat dari kulit hewan, seperti domba, kambing, sapi, atau rusa. Bagian dalam kulit ini diamplas untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan halus, mirip beludru.
Namun, di balik kemewahannya ada tantangan besar dalam perawatannya. Salah sedikit saja saat membersihkan, bahan suede yang sensitif bisa menjadi kaku, warnanya pudar, atau bahkan rusak permanen.
Dokter sekaligus pengusaha di bidang perawatan sepatu, Tirta Mandira Hudhi atau dr Tirta membagikan tutorial mencuci sepatu suede yang benar via YouTube pribadinya Tirta PengPengPeng beberapa waktu lalu. Simak tipsnya berikut ini.
Alat-alat:
1. Cleaner khusus sepatu
2. Penghilang bau sepatu
3. Sikat standar bertekstur keras
4. Sikat premium berbulu halus
5. Lap bersih
6. Cleaner elektrik
7. Air secukupnya
Cara Mencuci Sepatu Suede
1. Kenali jenis material suede sepatu
Sebelum memulai pencucian deep cleaning, langkah pertama dan paling krusial adalah memahami jenis bahan suede pada sepatu yang akan dibersihkan. Apakah sepatu tersebut termasuk dye suede, hairy suede, beludru, pigskin suede maupun gris sude.
Menurut dr. Tirta, tidak semua suede diciptakan sama, dan perlakuan yang keliru bisa berakibat fatal. Dengan mengenali jenisnya, Anda bisa lebih berhati-hati, terutama dalam mengatur jumlah air dan tekanan saat menyikat.
2. Pembersihan
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Adidas Stan Smith Termurah di Store Indonesia, Stylish dan Timeless Abis!
Proses mencuci sepatu suede membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Setelah mengenali jenis bahan sepatunya, maka dapat dilanjutkan dengan pembersihan.
Fokus utama adalah membersihkan noda tanpa membuat seluruh sepatu basah kuyup. Bekerjalah per bagian atau kompartemen untuk hasil yang maksimal.
Bisa dimulai dari noda terberat. Identifikasi bagian yang paling kotor, misalnya noda oli di bagian tumit seperti pada video. Basahi sikat premium dengan sedikit campuran air dan cleaner. Pastikan sikat tidak terlalu basah.
Sikat dengan agian yang bernoda dengan gerakan satu arah secara perlahan dengan gerakan satu arah atau memutar ringan. Jangan menekan terlalu keras agar tidak merusak serat suede sampai busa mulai mengangkat kotoran.
Kemudian lap bagian sepatu yang dibersikan dengan lap atau kain mikrofiber kering. Tekan-tekan pada area yang basah untuk menyerap busa dan kotoran, jangan digesek agar tidak merusak material.
Lanjutkan proses ini ke seluruh bagian upper sepatu. Jika sudah selesai, bersihkan bagian midsole menggunakan sikat nilon yang lebih kusam.
3. Pengeringan
Ini adalah tahap yang sering dilewatkan namun sangat penting. Suede yang dibiarka mengering begitu saja akan menjadi kaku.
Setelah seluruh proses pembersihan basah selesai, biarkan sepatu kering secara alami dengan diangin-anginkan. Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung karena dapat membuat warna pudar dan bahan menjadi keras.
Setelah sepatu benar-benar kering, tekstur suede mungkin akan terasa sedikit kaku. Maka langkah yang perlu dilakukan yakni dengan menyikat seluruh permukaan upper dengan lembut dengan sikat berbahan keras atau bisa juga memakai cleaner elektrik.
Gerakan ini bertujuan untuk mengembalikan bulu-bulu suede sehingga teksturnya kembali halus dan warnanya merata.
4. Finishing
Sebagai sentuhan akhir, semprotkan parfum atau cairan penghilang bau ke bagian dalam sepatu. Ini akan memberikan kesegaran dan mencegah tumbuhnya bakteri penyebab bau tidak sedap.
Jika melakukan semua langkah ini dengan benar, sepatu suede yang tadinya kotor dan kusam akan kembali bersih dan terlihat seperti baru. Kuncinya adalah sabar dan teliti. Untuk noda yang sangat membandel, mungkin perlu pengulangan proses setelah sepatu kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
4 Jenis Pakaian Adat China untuk Wanita dan Pria, Sarat Makna Budaya
-
Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara
-
Inisiatif AQUA Jaga Hidrasi dan Ketenangan Hati Selama Puasa dengan Teman Adem Ramadan
-
Tren Warna 2026 yang Bikin Hunian Lebih Fresh
-
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis