Suara.com - Film Merah Putih One For All menjadi salah satu rilisan lokal yang ramai diperbincangkan. Bahkan sebelum tayang di bioskop, film animasi yang satu ini sudah menuai banyak kritik dari publik.
Meski begitu, rasa penasaran publik tetap tinggi terhadap film "Merah Putih One For All". Banyak yang ingin melihat langsung kualitasnya secara langsung di layar lebar saat film ini tayang pada 14 Agustus 2025.
Situasi ini membuat jumlah penonton film "Merah Putih One For All" menjadi sorotan utama. Angka tiket yang terjual dianggap sebagai tolak ukur sukses atau tidaknya film tersebut.
Tak heran jika banyak orang penasaran berapa jumlah penonton "Merah Putih One For All" sekarang.
Data tersebut menjadi ukuran seberapa besar film ini mampu menarik hati masyarakat.
Sinopsis dan Kontroversi Film 'Merah Putih One For All'
Film "Merah Putih One for All" adalah animasi petualangan berdurasi sekitar 70 menit yang dirilis pada 14 Agustus 2025.
Cerita film ini berkisar pada sekelompok delapan anak dari berbagai latar budaya yang bersatu menjaga bendera pusaka agar dapat dikibarkan saat peringatan Hari Kemerdekaan.
Konflik dimulai saat bendera hilang dan kelompok ini harus mencarinya. Dalam pencarian itu, mereka menghadapi serangkaian tantangan, mulai dari menjelajahi sungai dan hutan hingga menantang badai, sambil meredam ego dan perbedaan demi satu tujuan bersama.
Namun, film ini langsung menuai kritik tajam bahkan sebelum tayang. Banyak warganet menyoroti kualitas animasi yang dianggap buruk dan terkesan dibuat terburu-buru.
Baca Juga: Berapa Rating Merah Putih One For All di IMDb? Disebut Jadi Film Terburuk Sepanjang Masa
Kualitas visualnya dipandang jauh di bawah film animasi lokal sebelumnya seperti "Jumbo", membuatnya sering jadi bahan perbandingan yang merugikan.
Kontroversi lain muncul terkait dugaan penggunaan aset animasi dari pihak ketiga tanpa izin, termasuk karakter bermodel 3D yang serupa dengan produk di platform seperti Reallusion.
Selain itu, adegan anak-anak berada di gudang senjata dengan AK-47 menimbulkan pro dan kontra soal kesesuaian konten untuk penonton anak-anak.
Berapa Jumlah Penonton 'Merah Putih One For All' Sekarang?
Di tengah kontroversinya, "Merah Putih One For All" tetap tayang di sejumlah bioskop di berbagai daerah, seperti Ciputra World di Surabaya, Ciwalk di Bandung, dan Kemang Village di Jakarta.
Penayangan "Merah Putih One For All" secara mengejutkan meraup jumlah penonton yang lumayan.
Menurut data yang diunggah oleh akun X @cinepoint_, jumlah penonton film ini mencapai 720 orang di hari pertama penayangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
6 Moisturizer dengan Kandungan Bahan Aktif Anti-Aging untuk Usia 40 Tahun ke Atas
-
5 Rekomendasi Bahan Baju Lebaran yang Tidak Gerah, Nyaman Dipakai Seharian
-
Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
-
5 Sepatu ASICS Diskon Sampai 50 Persen di Foot Locker, Harga Mulai Rp500 Ribuan
-
Mengenal Lebih Dekat Kuliner Tempoyang: Kekayaan Rasa dalam Setiap Sajian
-
5 Sabun Mandi Cair Penghilang Jerawat Punggung, Kulit Mulus dan Wangi Mewah Mulai Rp28 Ribuan
-
6 Rekomendasi Cushion yang Bisa Diisi Ulang, Lebih Praktis dan Hemat
-
5 Rekomendasi Masker Rambut dengan Hasil Bak Keratin di Salon, Auto Lembut dan Berkilau
-
12 Ramalan Keberuntungan Masing-Masing Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Mesti Tahu, Ini Cara Bangun Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa Lewat Perayaan Akhir Tahun