Suara.com - Pangandaran kembali menjadi pusat perhatian pecinta sport tourism tanah air! Indonesia Horse Racing: Merdeka Cup 2025 sukses digelar pada 24 Agustus 2025 di Lapangan Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat.
Mengusung semangat kemerdekaan, ajang ini bukan hanya sekadar lomba balap kuda, tetapi juga perpaduan antara olahraga, budaya, dan pariwisata.
Didukung oleh Sarga.co, PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia), serta Kementerian Pariwisata RI, event ini menghadirkan ratusan joki dan kuda-kuda terbaik tingkat nasional untuk saling beradu cepat dan memperebutkan gelar juara.
Dimulai sejak 2023, Indonesia Horse Racing telah menjadi ajang pacuan kuda paling bergengsi di Indonesia. Tahun ini, rangkaian kompetisi berlangsung dalam 9 seri balapan yang tersebar dari Februari hingga November 2025.
Merdeka Cup 2025 sendiri menjadi seri keenam, menghadirkan atmosfer berbeda karena lokasinya yang sangat unik — arena pacuan kuda di tepian pantai!
Kategori Balap yang Seru & Beragam
Tak hanya sekadar adu cepat, lomba ini diatur dengan sistem kategori yang membuat kompetisi semakin adil dan menarik.
- Kategori Usia Kuda → Mulai dari kuda perdana usia 2 tahun, kuda pemula, hingga kuda derby berusia 3 tahun dan kuda senior 4 tahun.
- Kategori Tinggi Kuda → Dengan rentang 124 cm hingga 161 cm ke atas, tiap kuda bertanding dengan lawan seukuran.
- Kategori Ras Kuda → Mulai dari kuda impor, hasil kawin silang, hingga kuda lokal hasil pembiakan Indonesia.
Kombinasi kategori ini membuat setiap race penuh kejutan dan menegangkan, karena setiap kuda punya kekuatan dan karakteristik berbeda.
Arena Pacuan Kuda dengan Panorama Laut
Baca Juga: Sedot 15.000 Pengunjung, IHR-Merdeka Cup 2025 Hadirkan Pacuan Kuda di Tepian Samudra Hindia
Dari empat arena utama Indonesia Horse Racing, Lapangan Pacuan Kuda Legok Jawa menjadi primadona. Letaknya berada tepat di tepi Pantai Pangandaran, menjadikannya satu-satunya arena pacuan kuda di Indonesia yang berbatasan langsung dengan laut.
“Kita punya arena pacuan kuda Legok Jawa yang berada dekat dengan pantai, dan ini satu-satunya di Indonesia,” kata Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.
Tak ketinggalan, Susi Pudjiastuti, eks Menteri Kelautan dan Perikanan, juga memberikan apresiasi.
“Pacuan kuda Legok Jawa satu-satunya di Indonesia yang berada di tepian pantai. Satunya lagi di Inggris, tapi di sana dingin di sini tidak dingin,” tambah dia.
Dengan panorama laut selatan, hembusan angin pantai, dan aksi para joki berpakaian khas, penonton dimanjakan dengan pengalaman wisata olahraga yang unik dan memikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi
-
Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans
-
Serum Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar