Suara.com - Kericuhan demo mahasiswa di Bandung, Senin (1/9/2025), berbuntut panjang. Dua kampus di Tamansari, Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) ikut terdampak tembakan gas air mata. Inilah 7 fakta seputar kejadian tersebut.
Kondisi di dalam kampus sempat kacau, mahasiswa diliputi kepanikan, dan sebagian harus mendapat penanganan medis.
Kejadian tersebut menjadi sorotan warganet karena memunculkan perbedaan keterangan antara mahasiswa, pihak kampus, dan polisi.
Agar lebih jelas memahami peristiwa ini, berikut 7 fakta terkait polisi menembakkan gas air mata ke Unisba dan Unpas, lengkap dengan tips pertolongan pertama bila terpapar.
1. Bermula dari Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar
Demonstrasi mahasiswa di depan DPRD Jawa Barat pada Senin (1/9/2025) semula berlangsung kondusif.
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Unpas dan Unisba, menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta mendesak pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Selain tuntutan tersebut, mahasiswa juga mengkritik kinerja pemerintah yang dianggap gagal mengelola jalannya pemerintahan.
Namun menjelang petang, situasi mulai memanas. Sekitar pukul 17.17 WIB, massa melempar botol air mineral ke arah gedung dewan dan membakar spanduk di gerbang utama.
Melihat situasi memanas, aparat mulai bersiaga dan menyiapkan tindakan lebih keras guna membubarkan kerumunan.
Baca Juga: Bolehkah Aparat Polisi Masuk Kampus Sewenang-wenang? Ini Hukumnya
2. Massa Dipukul Mundur hingga ke Tamansari
Sekitar pukul 18.22 WIB, polisi mulai membubarkan massa secara paksa. Para demonstran yang semula berdiri di depan DPRD langsung berhamburan ke berbagai arah.
Sebagian bergerak ke arah barat menuju Jalan Dago hingga Sulanjana, sementara lainnya lari ke arah timur.
Di tengah kepanikan itu, kawasan Tamansari yang menjadi lokasi dua kampus besar, Unisba dan Unpas, dijadikan tempat berlindung oleh mahasiswa.
Kedua kampus ini juga sejak awal sudah menyiapkan posko medis dan evakuasi, sehingga wajar bila banyak mahasiswa memilih berlari masuk ke dalam kampus untuk menyelamatkan diri.
3. Polisi dan TNI Lakukan Penyisiran
Berita Terkait
-
Bolehkah Aparat Polisi Masuk Kampus Sewenang-wenang? Ini Hukumnya
-
Bagaimana Hukum Penggunaan Gas Air Mata oleh Polisi? Sudah Banyak Makan Korban
-
Polemik Gas Air Mata di UNISBA dan UNPAS Bandung, Rektor dan Polisi Beri Klarifikasi
-
Bantah Geruduk dan Tembakkan Gas Air Mata di Unisba, Polda Jabar Klaim Penindakan Massa Anarko
-
Keluarga Besar Unisba: Nyawa Mahasiswa Terancam Oleh Kelakuan Menjijikkan Aparat
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Lombok, Satu Orang Jadi Tersangka
-
4 Serum Calendula yang Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat PIE dan Lembapkan Kulit
-
'Itu Hoaks!' Pigai Tepis Isu Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih
-
Belajar dari Secangkir Americano
-
Edgy tapi Tetap Cozy, Intip 4 Ide OOTD Street Style ala Mingi ATEEZ Ini!
-
Review Viva Parfum Deluxe Melati: Wangi Lembut yang Bikin Ketagihan, Harga Rp20 Ribuan
-
Hustle Culture Adalah Jebakan, Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Berhenti Sejenak
-
Beda Bintang Tamu Closing Ceremony dan Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Sawah Sidrap Kekurangan Air, Mobil Tangki Dikerahkan