Suara.com - Sejak akhir Agustus 2025, aksi protes di berbagai kota besar Indonesia menjadi sorotan internasional, hingga memicu beberapa negara untuk memberikan travel warning. Lantas, apa dampaknya bagi Indonesia?
Kondisi terbaru di Indonesia membuat wisatawan dan investor asing waspada, terutama terkait aspek keselamatan dan kenyamanan.
Beberapa negara pun mengeluarkan travel warning ke Indonesia, memberikan peringatan agar warganya lebih berhati-hati, menjauhi kerumunan, dan mengikuti arahan keamanan.
Dengan adanya travel warning dari sejumlah negara, apa dampak yang dirasakan oleh pariwisata dan ekonomi Indonesia?
Apa Itu Travel Warning?
Travel warning adalah himbauan resmi bagi warga negara agar menunda atau menghindari perjalanan ke wilayah tertentu.
Peringatan ini biasanya diberikan karena adanya potensi bahaya yang bisa mengancam keselamatan dan jiwa wisatawan.
Travel warning berbeda dengan travel ban. Travel ban melarang warga bepergian secara total, sementara travel warning hanya memberikan peringatan dini agar wisatawan berhati-hati dan tetap aman selama perjalanan.
Travel warning dapat dikeluarkan secara mendadak karena suatu kejadian yang tidak terduga atau di luar dugaan, misalnya aksi teror, kerusuhan, atau bencana alam besar.
Baca Juga: Fenomena Brave Pink Ramai Jadi Ikon Solidaritas, Sekarang Kok Malah Jadi Perdebatan?
Travel warning biasanya dicabut setelah situasi di wilayah tersebut dianggap aman dan risiko bagi wisatawan telah berkurang.
Dengan kata lain, travel warning bersifat fleksibel dan selalu mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.
Negara yang Mengeluarkan Travel Warning ke Indonesia
Beberapa negara yang tercatat mengeluarkan travel warning antara lain Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, Australia, Malaysia, Singapura, Jepang, Filipina, dan Prancis.
Amerika Serikat meminta warganya ekstra hati-hati, terutama jika berada di dekat titik-titik demonstrasi di Jakarta seperti Kramat, Senayan, dan Jalan Gatot Subroto, serta selalu melaporkan kondisi diri kepada keluarga atau teman.
Sementara itu, Inggris Raya melalui FCDO menekankan agar warganya menunda perjalanan ke Indonesia, dan bagi yang sudah berada di sini disarankan menghindari semua aksi protes atau rapat umum yang berpotensi berubah menjadi kekerasan.
Berita Terkait
-
Aksi BEM SI Gagal? Begini Suasana Terkini di Depan Gedung DPR RI
-
Fenomena Brave Pink Ramai Jadi Ikon Solidaritas, Sekarang Kok Malah Jadi Perdebatan?
-
Intelijen Dunia Maya: Upaya Netizen Indonesia dalam Menjaga Demokrasi
-
Siswa SMK Tewas Usai Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA Minta Maaf Akui Negara Gagal Lindungi Anak
-
Pesan Teroris untuk Pemerintah dalam Film 13 Bom di Jakarta, Relate dengan Kondisi Terkini
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Bedak untuk Samarkan Garis Penuaan agar Wajah Tampak Muda
-
4 Rekomendasi Serum Bakuchiol Lokal untuk Usia 40-an, Lebih Aman bagi Kulit Sensitif
-
Apa Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 5 Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Garis Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas
-
Lebih Baik Sepatu Saucony atau HOKA untuk Daily Run? Ini Perbandingannya
-
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
-
5 Shio Beruntung dan Makmur di 21 Januari 2026, Kamu Termasuk?
-
Kolaborasi Tanpa Hambatan, Ini Tips Rapat Online Jadi Lebih Produktif dan Efektif
-
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?