- Ribuan peserta Project Management Officer (PMO) Koperasi Merah Putih komplain dan membanjiri akun media sosial Kemenkop dengan rasa kesal.
- Penyebabnya, Kemenkop mengambil kebijakan mendadak untuk mengulang proses seleksi administrasi dan tes online.
- Apa alasan pengulangan ini? Bagaimana nasib peserta yang lolos seleksi?
Suara.com - Padahal baru saja diumumkan peserta yang lolos seleksi administrasi dan sudah tes lanjutan dari rekrutmen Project Management Officer (PMO) Koperasi Merah Putih.
Namun hari ini (18/9/2025), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) memutuskan untuk mengulang tahap tersebut. Sontak, hal ini membuat banyak peserta yang ikut program tersebut kecewa.
Apa alasan pengulangan seleksi ini? Bagaimana nasib para peserta yang sudah lulus dan telah melakukan ujian online?
menyampaikan permohonan maaf lantaran seleksi Project Management Officer (PMO) bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih perlu diulang.
Melalui dari akun Instagram resmi Kemenkop disebutkan bahwa proses seleksi administrasi dan tes online sebelumnya dinilai kurang kompatibel dan profesional sehingga perlu diulang.
Alasan Seleksi PMO Koperasi Merah Putih Diulang
Kementerian Koperasi telah melakukan evaluasi terhadap beberapa kendala yang terjadi pada proses seleksi administrasi dan tes secara online untuk program Project Management Officer (PMO) bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dikutip dari Instagram @Kemenop, berikut adalah penjelasan mengenai alasan seleksi ulang PMO.
Berdasarkan hasil evaluasi, proses seleksi sebelumnya dinilai tidak kompatibel dan tidak profesional sehingga Kementerian Koperasi memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan pihak penyelenggara yang lalu.
Sehubungan dengan itu, Kementerian Koperasi akan melakukan Seleksi terhadap 71.247 pendaftar program PMO bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Baca Juga: Pengumuman Hasil Akhir PMO Koperasi Kapan? Ini Jadwal Terbarunya
Jumlah ini menurut hemat Kemenkop cukup memadai dan menjadi dasar kuat untuk melanjutkan tahapan proses berikutnya.
Proses seleksi akan ditangani oleh penyelenggara baru, dengan pendekatan seleksi yang lebih baik, profesional, serta mengutamakan kesesuaian peserta dengan wilayah masing-masing.
Perubahan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lebih baik dan berkualitas.
Kemenkop berharap penyesuaian ini tidak mengurangi semangat dan motivasi para peserta untuk memanfaatkan waktu tambahan ini guna memantapkan persiapan sehingga mampu menunjukkan kemampuan terbaik pada tahapan seleksi berikutnya.
Kementerian Koperasi berkomitmen untuk melaksanakan proses seleksi secara transparan, akuntabel, adil, profesional, dan berkualitas demi mendukung terwujudnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tangguh, maju, dan berdaya saing.
Menariknya, kebijakan pengulangan proses seleksi ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian posisi pejabat tertinggi di lingkungan Kemenkop.
Berita Terkait
-
Pengumuman Hasil Akhir PMO Koperasi Kapan? Ini Jadwal Terbarunya
-
Apa Itu Asisten Bisnis Koperasi Merah Putih? Cek Tugas, Gaji dan Cara Daftarnya
-
Berapa Limit Pinjaman Koperasi Merah Putih? Segini Bunga dan Tenornya
-
Gaji Menggiurkan, Berapa Lama Kontrak PMO Koperasi Merah Putih?
-
Link Download Surat Lamaran PMO Koperasi Merah Putih
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut
-
Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara