Suara.com - Nama Abdul Rozak atau yang akrab disapa Ayah Ojak, ayah dari pedangdut terkenal Ayu Ting Ting, kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena karya atau penampilan anaknya di panggung hiburan, melainkan dari aksinya di media sosial.
Dalam sebuah video yang beredar, Ayah Ojak terlihat memamerkan sejumlah perhiasan emas yang ia kenakan.
Tak tanggung-tanggung, ia memakai lima cincin emas di tangannya, lengkap dengan gelang emas besar berbentuk rantai yang tampak mencolok.
Sambil berkelakar, ia menyebut penampilannya tersebut wajar saja, sebab dirinya kini telah dianggap sebagai “artis papan atas.”
Aksi pamer harta itu menimbulkan beragam reaksi dari netizen. Ada yang menganggapnya sekadar hiburan dan lucu-lucuan, namun tak sedikit pula yang memberi komentar pedas.
Sebagian mengingatkan bahaya penyakit ain yang bisa muncul akibat kebiasaan pamer, sementara yang lain menyoroti dari sisi agama.
Pertanyaan besarnya adalah apakah boleh seorang laki-laki memakai emas dalam agama Islam?
Mengenai hal itu, salah satu ulama tanah air, Buya Yahya, pernah memberikan penjelasan tegas mengenai hukum laki-laki memakai emas dalam Islam.
Hukum Laki-Laki Memakai Emas
Baca Juga: Ayah Ayu Ting Ting Pakai Perhiasan Bak Toko Emas Berjalan, Dapat Peringatan: Hati-Hati Ain
Dalam sebuah kajian yang direkam dan diunggah di kanal YouTube, Buya Yahya menjawab pertanyaan jamaah seputar hukum laki-laki mengenakan emas. Menurut beliau, hukum memakai emas bagi laki-laki adalah haram, tanpa memandang bentuk atau kadarnya.
Buya Yahya menegaskan bahwa para ulama sepakat mengenai larangan ini. Laki-laki yang sudah baligh maupun anak laki-laki yang sudah tamyiz, artinya mampu membedakan benar dan salah, tidak diperkenankan memakai emas.
“Berapa persen pun kadarnya, jika dalam perhiasan itu terkandung emas yang bisa dipisahkan dengan cara dilebur, maka hukumnya tetap haram,” jelas Buya Yahya.
Dengan kata lain, meski hanya campuran atau persentase kecil, cincin atau gelang yang mengandung emas tetap tidak boleh dipakai laki-laki.
Buya Yahya menegaskan Islam tidak melarang laki-laki berhias atau memakai cincin, hanya saja ada aturan khusus mengenai bahan yang digunakan. Ia menyebut bahwa sunnah Nabi adalah memakai cincin dari perak, bukan dari emas.
Jika ingin mengenakan cincin, laki-laki dianjurkan memakai cincin perak, dan tempatnya pun sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW, yakni di jari kelingking atau jari manis. Sebaliknya, memakai cincin di jari telunjuk atau jari tengah disebut makruh.
Selain perak, perhiasan dari bahan lain selain emas juga diperbolehkan. Namun, Buya Yahya mengingatkan agar kaum pria tidak berlebihan dalam berhias.
Buya Yahya memberi solusi sederhana bagi laki-laki yang sudah terlanjur memiliki perhiasan emas. Alih-alih dipakai, emas tersebut lebih baik dihibahkan kepada istri, ibu, atau anak perempuan.
Selain menjadi pahala karena memberi hadiah, emas itu juga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mereka, sebab hukum memakai emas hanya diperuntukkan bagi wanita.
Jika emas itu tetap disimpan oleh laki-laki, maka emas tersebut masuk ke dalam kategori harta yang wajib dizakati. Artinya, jika jumlahnya sudah mencapai nisab dan disimpan selama setahun, pemiliknya wajib mengeluarkan zakat.
Mengapa Islam melarang laki-laki memakai emas?
Menurut Buya Yahya, salah satunya adalah untuk menjaga identitas dan kehormatan pria. Emas dianggap sebagai perhiasan yang identik dengan wanita, sementara laki-laki dituntut tampil dengan keperkasaan dan kesederhanaan.
Selain itu, ada juga hikmah medis yang sering disebut para ulama dan pakar kesehatan, meski hal ini bukan dasar utama. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa emas bisa memberi dampak kurang baik jika digunakan oleh laki-laki dalam jangka panjang.
Kembali pada kasus Ayah Ojak, aksi pamer emas mungkin dianggap sekadar hiburan oleh sebagian orang. Namun dari perspektif agama, laki-laki memakai emas jelas tidak dibenarkan. Seperti yang diingatkan Buya Yahya, sebaiknya emas dipakai oleh wanita dan bukan untuk pria.
Demikian itu penjelasan soal hukum laki-laki pakai emas menurut Buya Yahya. Semoga dapat dipahami dengan baik, agar berhati-hati dalam berpenampilan, tidak hanya demi menjaga citra diri di mata manusia, tetapi yang lebih utama adalah demi ketaatan kepada Allah SWT.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Ayah Ayu Ting Ting Pakai Perhiasan Bak Toko Emas Berjalan, Dapat Peringatan: Hati-Hati Ain
-
Sudah Dimiliki Ayu Ting Ting dan Bilqis, Apa Istimewa Tumblr Edisi Jennie Blackpink?
-
Umi Kalsum Pamer Magnet Kulkas Berharap Bisa Keliling Dunia, Netizen Khawatirkan Nasib Ayu Ting Ting
-
Hukum Mengonsumsi Ikan Hiu Menurut Islam usai Geger Keracunan MBG, Halal atau Haram?
-
Rahasia Kecantikan Ayu Ting Ting, Masuk Daftar 100 Wanita Tercantik 2025
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Ada Hormon Serotonin di Balik Kebahagiaan yang Muncul Saat Makan Es Krim Cokelat
-
Link Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Syarat Pendaftaran yang Perlu Kamu Siapkan
-
Iftar di Tengah Kota: Menikmati Sensasi Brazilian BBQ dan Cita Rasa Nusantara
-
15 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bahasa Jawa, Bisa Dibagikan ke Orang Tua
-
Merah, Emas, dan Tapal Kuda: Tren Fashion Imlek Tahun Ini
-
35 Ide Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa yang Menyentuh Hati
-
Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta
-
Kapan Cap Go Meh 2026? Mengenal Sejarah dan Perayaannya di Indonesia
-
Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
-
7 Rute Date Romantis Spesial Valentine di Jogja Modal Motor Matic, Irit Bensin dan Anti Pegal