Prestasi Mario Aji
Mario sudah menorehkan catatan penting sejak usia belia. Pada tahun 2018, ia mencuri perhatian di ajang Asia Talent Cup (ATC). Di salah satu seri di Thailand, Mario sukses finis di posisi kedua dan naik podium.
Tidak berhenti sampai di situ, ia bahkan berhasil meraih kemenangan di seri Sepang, Malaysia. Kemenangan ini menjadi tonggak penting, membuktikan bahwa Indonesia punya pembalap muda yang mampu bersaing di level Asia.
Setelah itu, Mario melanjutkan kiprahnya di ajang Asia Road Racing Championship, khususnya di kelas AP250. Di kejuaraan ini, ia semakin mengasah keterampilan sekaligus mental bertarung.
Tak lama kemudian, ia juga menjajal kejuaraan junior dunia yang lebih bergengsi seperti FIM CEV Moto3 Junior World Championship dan Red Bull Rookies Cup.
Meski belum selalu berhasil naik podium, pengalamannya di ajang tersebut memperkaya jam terbangnya. Ia berhadapan langsung dengan pembalap muda dari berbagai negara, yang kelak akan menjadi rivalnya di level dunia.
Puncak karier Mario datang ketika ia mendapat kesempatan tampil penuh di ajang Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia pada 2022. Bagi banyak pembalap Indonesia, masuk ke kejuaraan dunia sudah merupakan prestasi tersendiri.
Mario memang sempat menghadapi tantangan besar di musim-musim awal, termasuk harus puas finis di luar zona poin.
Namun, setiap balapan adalah pembelajaran, dan perlahan ia menunjukkan perkembangan, terutama dalam kondisi lintasan basah di mana kemampuannya membaca situasi balap cukup menonjol.
Baca Juga: Jadwal MotoGP San Marino 2025: Waktunya Pembalap Italia Unjuk Gigi
Perjalanan Mario berlanjut lebih jauh ketika ia resmi naik ke kelas Moto2 pada musim 2024/2025. Bersama Idemitsu Honda Team Asia, ia mulai bersaing dengan para pembalap yang lebih berpengalaman dan menggunakan motor yang jauh lebih bertenaga.
Meski demikian, Mario justru mampu membuat kejutan. Pada seri pembuka Moto2 di Thailand, ia berhasil meraih poin setelah finis di posisi ke-15.
Momen ini menandai sejarah baru. Mario tercatat sebagai salah satu pembalap Indonesia pertama yang mampu mengantongi poin di ajang Moto2.
Prestasi itu berlanjut ketika ia tampil di Amerika Serikat, tepatnya di Circuit of the Americas. Di lintasan yang diguyur hujan, Mario tampil impresif dan finis di posisi kesembilan.
Hasil ini membuatnya mengoleksi poin signifikan sekaligus mengukir rekor sebagai pembalap Indonesia dengan raihan poin terbanyak di Moto2 hingga saat itu
Seiring berjalannya musim, Mario terus menunjukkan peningkatan, termasuk berhasil menembus sesi kualifikasi Q2 di beberapa seri. Konsistensinya ini menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar peserta, tetapi juga pesaing yang mulai diperhitungkan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Bikin Bangga di Motegi, Pembalap Indonesia Bawa Merah Putih Tembus Tiga Besar Klasemen IATC
-
Pembalap Binaan Astra Honda Incar Posisi Tiga Besar Klasemen di ATC Motegi
-
Momen Manis: Kehadiran Ayah di Titik Penting Karier Balap Veda Ega di Italia
-
Terpopuler Hari Ini: Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Ganti Oli Sendiri Rugi Puluhan Juta
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?
-
Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?
-
Setting Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Produk yang Bikin Makeup Awet dan Minim Transfer
-
Sunscreen Azarine Hijau dan Oranye Bedanya Apa? Cek Kandungan, Manfaat, dan Harganya
-
4 Serum Pilihan Dokter Estetika yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam