- Greta Thunberg akhirnya dibebaskan dari penjara Israel pada Senin (6/10).
- Greta menegaskan bahwa penderitaan pribadinya tak lebih penting daripada apa yang terjadi di Gaza.
- Ia ternyata punya latar belakang keluarga yang kaya seni dan budaya.
Suara.com - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, akhirnya berbicara di depan umum setelah dibebaskan dari penjara Israel pada Senin (6/10).
Wanita berusia 22 tahun ini dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan dipaksa mencium bendera Israel selama ditahan.
Thunberg menjadi salah satu di antara 171 orang yang dideportasi oleh otoritas Israel setelah ditangkap karena berpartisipasi dalam Armada Global Sumud, sebuah misi kemanusiaan yang bertujuan mengirimkan bantuan ke Gaza.
Setelah dibebaskan, para aktivis diterbangkan ke Yunani dan Slovakia. Saat tiba di Bandara Eleftherios Venizelos, Athena, mereka disambut meriah oleh para pendukung yang menantikan kedatangan mereka setelah melewati masa penahanan yang berat.
Yang membuat banyak orang salut, di bandara Greta menegaskan bahwa penderitaan pribadinya tak lebih penting daripada apa yang terjadi di Gaza.
"Saya bisa bercerita panjang lebar tentang perlakuan buruk dan pelanggaran yang kami alami di penjara," ujarnya dikutip dari Anadolu, Rabu (8/10).
"Tapi bukan itu ceritanya. Biar saya tegaskan: ada genosida yang terjadi di depan mata kita, genosida yang disiarkan langsung," tegasnya.
Greta Thunberg telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia dengan suaranya yang lantang dan tak kenal takut. Sejak usia yang masih sangat muda, ia mantap membentuk jalan hidupnya sebagai aktivis lingkungan.
Sosoknya yang fenomenal mungkin membuat banyak orang penasaran dengan latar belakang dan silsilah keluarganya. Mari simak ulasan berikut.
Baca Juga: Bela Palestina, Orasi Felix Siauw di Kedubes AS: Amerika Penyokong Israel untuk Bunuh Anak-anak!
Silsilah Keluarga Greta Thunberg
Bisa dibilang wanita bernama lengkap Greta Tintin Eleonora Ernman Thunberg ini lahir dari keluarga ber-privilege dan berbakat di dunia seni.
Ayahnya, Svante Thunberg adalah seorang aktor dan penulis. Ia terlibat erat dalam kampanye iklim Greta sebagai wali dan pendamping hingga sang putri cukup umur untuk bepergian tanpa pengawasan.
Sementara ibu Greta, Malena Ernman merupakan penyanyi opera Swedia yang terkenal dan pernah menjadi kontestan Eurovision pada tahun 2009.
Malena juga dikenal sebagai anggota Royal Swedish Academy of Music dan seorang advokat kuat untuk isu-isu iklim dan kehidupan berkelanjutan.
Darah seni tak hanya turun dari orangtua, tapi juga kakek Greta. Olof Thunberg, Ayah dari Svante Thunberg, merupakan seorang aktor dan dramawan Swedia yang terkenal.
Latar belakang keluarga yang kaya seni dan budaya ini tampaknya telah menanamkan nilai-nilai kreativitas dan ekspresi pada Greta, yang ia gunakan untuk menyuarakan pesannya yang kuat.
Pengaruh keluarga ini tidak hanya membentuk identitas Greta sebagai individu, tetapi juga memperkuat tekadnya untuk menjadi suara perubahan yang tak terhentikan dalam menghadapi krisis iklim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah
-
Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran