Namun, pemecatan penuh Ketua Umum melalui Exco saja biasanya tidak cukup sah, kecuali jika AD/ART memberi kewenangan itu secara eksplisit dan melalui prosedur tertentu (rapat Exco dan voting).
Beberapa publik pernah membahas bahwa anggota Exco PSSI bisa memberhentikan Ketua Umum melalui mekanisme AD/ART yang menyebut “pencabutan mandat” berdasarkan suara mayoritas anggota Exco. Tapi pelaksanaannya tetap harus dibawa ke kongres atau forum anggota agar keputusan mendapatkan legitimasi dari basis keanggotaan.
Batas Hukum dan Intervensi Negara
Meski publik menuntut secara ramai agar #ErickOut diwujudkan secara hukum, intervensi pemerintah tidak dapat secara langsung memecat Ketum PSSI tanpa melanggar prinsip organisasi otonom olahraga.
Pemerintah (misalnya Kemenpora) dapat mengambil langkah administratif atau meminta evaluasi, tetapi keputusan internal PSSI tetap di tangan anggota dan badan organisasinya sendiri.
Menteri Hukum & HAM Mahfud MD pernah menyatakan bahwa dorongan publik agar Ketua Umum PSSI mundur atau diberhentikan harus dilakukan melalui mekanisme internal organisasi, bukan intervensi negara. Karena bila pemerintah langsung menggantikan pengurus organisasi olahraga, hal itu bisa melanggar mandat dasar advokasi organisasi tanpa independensi.
Jadi, meskipun #ErickOut viral dan banyak yang menuntut pemecatannya, keputusan tersebut bukan kewenangan tunggal publik atau pemerintah, melainkan harus melalui mekanisme internal PSSI, khususnya forum seperti Exco dan kongres anggota dengan prosedur sesuai AD/ART. Erick Thohir sebagai Ketum tidak bisa digantikan begitu saja kecuali lewat prosedur resmi yang sah.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Baca Juga: Podcast Thom Haye Picu Kontroversi, Akhirnya Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Podcast Thom Haye Picu Kontroversi, Akhirnya Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Segini Kekayaan yang Sudah Dikumpulkan Patrick Kluivert
-
Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Gagal Tembus Piala Dunia 2026?
-
Justin Hubner Tak Dimainkan Saat Timnas Lawan Irak, Jennifer Coppen Dianggap Jadi Penyebabnya
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Nike Vomero Serinya Apa Saja? Ini 5 Pilihan Sepatu All Rounder Terbaik untuk Lari
-
7 Rekomendasi Pensil Alis Waterproof yang Tidak Luntur Meski Kena Keringat
-
Emansipasi Jadi Eksplorasi: Perempuan Ubah Arah Industri Perjalanan Global 2026
-
Cari Bedak SPF Murah? Ini 5 Pilihan yang Harganya di Bawah Rp50 Ribu
-
Uji Residu Pestisida hingga Alergen Jadi Kunci Produk Kuliner Tembus Pasar Global
-
Long Weekend Mei 2026 Tanggal Berapa? Saatnya Rencanakan Libur Panjang
-
Link Simulasi TKA SD 2026 Kelas 6, Latihan Soal Matematika dan Bahasa Indonesia Gratis!
-
Apa Sunscreen yang Bagus untuk Melasma? Ini 5 Rekomendasinya
-
5 Body Lotion untuk Menghilangkan Bekas Luka yang Ampuh dan Terjangkau, Kulit Mulus Kembali
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern