Suara.com - Usai kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026, viral tagar #ErickOut. Lantas, siapa yang berhak memecat Erick Thohir selaku Ketum PSSI?
Untuk diketahui, impian Skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026 harus pupus setelah kalah 1-0 dari Iak pada pertandingan matchday kedua Ronde 4 di hari Minggu (12/10) dini hari WIB. Ini merupakan kekalahan kedua Indonesia di Ronde 4.
Sebelumnya, skuad di bawah pimpinan Patrick Kluivert ini kalah dari Arab Saudi dengan skor 2-3.
Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI meminta maaf usai Timnas gagal ke Piala Dunia. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini berterima kasih pada suporter yang sudah mendukung perjuangan skuad Garuda hingga sejauh ini.
“Terima kasih pada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan” tulis Erick di akun media sosialnya.
Kegagalan Timnas Indonesia ini membuat pelatih Patrick Kluivert maupun Erick Thohir menuai kritik keras dari penggemar.
Sebelum ramai tagar #ErickOut, Erick Thohir sudah sempat menerima kritik warga karena melakukan perombakan pelatih di tengah-tengah Kualifikasi Piala Dunia Ronde 3.
Siapa yang Berhak Memecat Ketua Umum PSSI?
Untuk memahami siapa yang bisa memecat atau memberhentikan seorang Ketua Umum PSSI, kita perlu melihat mekanisme organisasi dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSSI dan regulasi internal organisasi. Berikut poin-poin pentingnya:
Baca Juga: Podcast Thom Haye Picu Kontroversi, Akhirnya Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Mekanisme Pemecatan di PSSI Menurut AD/ART dan Keanggotaan Eksekutif
Sidang Majelis atau Kongres Luar Biasa
Dalam banyak organisasi olahraga, termasuk PSSI, pemecatan ketua umum hanya bisa dilakukan oleh forum tertinggi, yakni kongres, baik kongres biasa maupun kongres luar biasa (KLB). Sidang tersebut harus menghadirkan keanggotaan klub atau perwakilan anggota yang memenuhi kuorum. Jika anggota sepakat mencabut mandat Ketua Umum melalui voting, maka Ketua Umum bisa diberhentikan melalui keputusan kongres.
Di PSSI, hal serupa berlaku, anggota dan Exco PSSI memiliki hak untuk mengusulkan KLB jika ada alasan kuat, seperti pelanggaran AD/ART, gagalnya kepemimpinan, atau krisis kepercayaan. Bila proposal KLB dikabulkan dan keputusan diambil mayoritas, Ketua Umum bisa resmi diberhentikan.
Pemecatan oleh Exco PSSI
AD/ART PSSI juga mengatur fungsi Exco (Executive Committee) sebagai badan pelaksana sehari-hari. Ada mekanisme di mana Exco dapat memberhentikan anggota Exco atau bahkan mengambil langkah terhadap Ketua Umum jika ditemukan pelanggaran berat.
Berita Terkait
-
Podcast Thom Haye Picu Kontroversi, Akhirnya Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Segini Kekayaan yang Sudah Dikumpulkan Patrick Kluivert
-
Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Gagal Tembus Piala Dunia 2026?
-
Justin Hubner Tak Dimainkan Saat Timnas Lawan Irak, Jennifer Coppen Dianggap Jadi Penyebabnya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter
-
5 Krim Penghilang Flek Hitam Murah yang Sudah BPOM, Mulai Rp12 Ribuan
-
Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?