Suara.com - Saat Anda bersiap melakukan perjalanan udara, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah boleh bawa parfum di pesawat.
Parfum memang menjadi bagian penting bagi banyak orang saat bepergian, terutama untuk menjaga kesegaran tubuh selama penerbangan.
Namun, Anda perlu memahami aturan yang berlaku agar tidak mengalami kendala di bandara. Setiap cairan, termasuk parfum, memiliki batasan tertentu yang diatur oleh otoritas penerbangan.
Secara umum, parfum boleh dibawa di pesawat, baik di kabin maupun di bagasi, asalkan memenuhi ketentuan keamanan yang berlaku.
Mengetahui aturan tentang batas volume, cara pengemasan, serta kebijakan maskapai akan membantu Anda membawa parfum dengan aman tanpa melanggar peraturan.
Aturan Membawa Parfum di Pesawat
Jika Anda berencana membawa parfum dalam penerbangan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Pertama, untuk barang bawaan kabin (hand carry), isi parfum dibatasi maksimal 100 mililiter per botol. Parfum harus dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan berukuran maksimal satu liter.
Setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa satu kantong plastik cairan, dan setiap wadah parfum tidak boleh melebihi ukuran tersebut.
Kedua, untuk bagasi terdaftar (checked baggage), ukuran botol parfum bisa lebih besar karena tidak terkena batas 100 mililiter.
Baca Juga: Eau de Parfum Dipakai di Mana? Ini Tips Wangi Tahan Lama dan Rekomendasi Parfumnya
Namun, Anda tetap wajib mengemas parfum dengan aman. Pastikan tutup botol rapat, dan sebaiknya bungkus parfum dengan pakaian lembut atau letakkan dalam wadah tahan benturan untuk mencegah pecah atau bocor selama proses pemindahan bagasi.
Ketiga, hindari menyemprot parfum di dalam kabin pesawat. Selain dapat mengganggu penumpang lain, aroma kuat dari parfum bisa menimbulkan reaksi alergi bagi sebagian orang. Jadi, sebaiknya semprotkan sebelum naik pesawat atau saat sudah tiba di tempat tujuan.
Keempat, setiap maskapai penerbangan mungkin memiliki kebijakan tambahan terkait cairan di pesawat.
Sebelum berangkat, sebaiknya Anda membaca panduan dari maskapai yang digunakan, termasuk mengenai pembatasan cairan, aerosol, dan gel (LAGs).
Dengan memahami aturan ini, Anda bisa membawa parfum dengan lebih tenang tanpa risiko disita oleh petugas keamanan bandara.
Aturan Membawa Benda Cair di Pesawat
Karena parfum termasuk dalam kategori cairan atau aerosol, maka aturannya mengikuti ketentuan umum tentang benda cair di pesawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 10 Maret 2026, Ada Naga dan Tikus!
-
Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Hitam yang Elegan, Cocok Dipakai Seragam Keluarga
-
Kapan Malam Lailatul Qadar 2026 Berakhir? Simak Jadwal, Jam, dan Tanda-tandanya
-
Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa
-
Inspirasi Fashion Ramadan hingga Lebaran Hadir di Grand Indonesia lewat Shades in Harmony
-
Tak Harus Selalu Mewah, Ini 5 Ide Isi Parcel Lebaran yang Sederhana dan Berkesan
-
Profil Ulta Levenia, Dikritik Usai Paparkan 20 Poin Rencana Damai Gaza oleh BoP
-
Sedekah di Bulan Ramadan Apakah Sudah Termasuk Zakat? Simak Penjelasannya agar Tidak Keliru