Suara.com - Pernah bertanya-tanya apa beda air mineral vs demineral? Meski sekilas terlihat sama saja, ternyata keduanya memiliki perbedaan besar dari sisi kandungan, manfaat, hingga efeknya bagi tubuh.
Air mineral dikenal baik untuk kesehatan karena membantu memenuhi kebutuhan mineral harian, sementara air demineral dianggap lebih murni dan cocok untuk keperluan medis atau alat tertentu.
Tapi, mana yang sebenarnya lebih baik untuk dikonsumsi setiap hari?
Agar lebih memahami perbedaan keduanya, berikut penjelasan lengkap tentang perbedaan air mineral dan demineral.
Air Mineral dan Manfaatnya
Air mineral adalah air yang berasal dari sumber mata air alami, biasanya di daerah pegunungan atau lapisan tanah yang dalam.
Proses pengolahannya sangat minimal, hanya melalui penyaringan ringan agar kotoran hilang tanpa mengubah kandungan mineral di dalamnya.
Karena bersumber dari alam, air mineral kaya akan zat-zat penting seperti kalsium, magnesium, kalium, dan natrium yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh.
Dengan kandungan alami tersebut, air mineral tidak hanya menghidrasi tubuh tetapi juga membantu memenuhi sebagian kecil kebutuhan nutrisi harian.
Baca Juga: Jangan Kaget Pabrik Aqua Pakai Sumur Bor, Ternyata Ini 4 Kategori AMDK Menurut FDA
Menurut para ahli, mineral dalam air lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dari suplemen. Selain itu, rasa air mineral juga cenderung lebih segar dan sedikit "berisi" karena adanya kandungan elektrolit alami.
Air mineral juga diyakini dapat memberikan manfaat tambahan seperti menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol jahat (LDL), menjaga fungsi otot, membantu pencernaan, hingga membuat kulit tampak lebih segar.
Air Demineral dan Manfaatnya
Air demineral atau purified water adalah air yang telah melalui proses pemurnian untuk menghilangkan hampir seluruh kandungan mineral dan garamnya.
Proses ini bisa dilakukan melalui beberapa metode, seperti distilasi, deionisasi, atau Reverse Osmosis (RO). Hasil akhirnya adalah air yang sangat murni, hanya mengandung molekul HO tanpa zat tambahan.
Kemurnian ini membuat air demineral banyak digunakan di dunia medis, laboratorium, hingga industri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Cari Sunscreen Mengandung Kolagen? Ini 4 Pilihan yang Harganya Mulai Rp30 Ribuan
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro
-
4 Moisturizer Hada Labo Paling Laris di Shopee, Formula Sulit Ditemukan di Brand Lain
-
5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier