-
Gubernur Riau Abdul Wahid ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Riau pada 3 November 2025, bersama beberapa pihak lain yang belum diungkap identitasnya.
-
Abdul Wahid memiliki latar belakang pendidikan agama dan politik yang kuat, mulai dari pondok pesantren hingga meraih gelar Magister Sains Ilmu Politik dari Universitas Riau.
-
Karier politiknya dimulai dari PKB dan DPRD Indragiri Hilir, hingga akhirnya terpilih sebagai Gubernur Riau ke-15 bersama SF Hariyanto dalam Pilkada 2024.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi senyap. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung di Riau pada Senin (3/11/2025) tim penindakan KPK berhasil mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Penangkapan pemimpin tertinggi di Provinsi Riau tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pimpinan KPK. Namun, Abdul Wahid bukanlah satu-satunya yang diamankan dalam OTT tersebut.
“(Abdul Wahid) salah satunya. Ada beberapa orang yang ditangkap tim tangkap tangan KPK. Totalnya belum bisa dipastikan olehnya saat ini,” ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto dalam keterangan resminya, Senin (3/11/2025).
Penangkapan ini pun memicu sorotan publik terhadap latar belakang dan rekam jejak Abdul Wahid sebagai Gubernur Riau.
Latar Belakang dan Pendidikan Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir pada 21 November 1980 di Dusun Anak Peria, Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara.
Masa kecilnya diwarnai dengan kepindahan ke Desa Sei Simbar, Kecamatan Kateman, masih di wilayah Indragiri Hilir.
Pendidikan dasar ia tempuh di SD Negeri Sei Simbar dan lulus pada 1994, dilanjutkan ke MTs Sei Simbar hingga lulus pada 1997. Lalu, ia sempat menduduki bangku MA Tembilahan.
Abdul Wahid melanjutkan pendidikan agamanya di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di daerah Lasi Tuo, Kecamatan Ampek Angkek Candung, Kabuparen Agam, dan menyelesaikannya pada tahun 2000.
Baca Juga: Santai Digugat Buronan e-KTP, KPK Pede Hakim Bakal Acuhkan Praperadilan Paulus Tannos, Mengapa?
Ia kemudian menempuh studi jenjang S-1 di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dengan fokus pada jurusan Pendidikan Agama Islam, dan berhasil meraih gelar sarjana pada 2004.
Setelah itu, Wahid melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Riau pada bidang Ilmu Politik dan memperoleh gelar Magister Sains pada tahun 2021.
Karier Politik dan Organisasi
Abdul Wahid memulai karier politiknya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia dikenal sebagai kader muda yang aktif dan vokal, terutama dalam isu-isu keagamaan dan pembangunan daerah.
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Riau, Wahid pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dan kemudian melenggang ke DPR RI.
Di tingkat nasional, ia dikenal sebagai politisi yang memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir dan pedalaman Riau. Kepemimpinannya di PKB Riau juga memperkuat posisinya sebagai tokoh penting dalam peta politik lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Mandelic Acid vs Lactic Acid, Mana yang Lebih Aman untuk Lansia Hilangkan Flek Hitam?
-
Wajah Tetap Lembap, 5 Moisturizer untuk Menenangkan Kulit Setelah Eksfoliasi
-
7 Day Cream dengan SPF untuk Ibu Rumah Tangga, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan, Apa Saja?
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?