Lifestyle / Female
Rabu, 12 November 2025 | 16:24 WIB
ilustrasi perempuan muda, kecantikan modern. (Pexels.com/Huy Hoàng Tran)
Baca 10 detik
  • Gerakan WITT menegaskan kecantikan modern terkait erat dengan gaya hidup bebas asap rokok, baik konvensional maupun elektrik, demi kesehatan.
  • Menghindari asap rokok memberikan dampak positif nyata seperti kulit lebih segar, peningkatan energi pernapasan, dan investasi kesehatan jangka panjang.
  • Perempuan berperan strategis sebagai teladan keluarga dalam menciptakan generasi sehat bebas rokok, sebagaimana ditekankan menjelang ajang Puteri WITT 2026.

Suara.com - Selama bertahun-tahun, kata cantik sering diidentikkan dengan kulit mulus, tubuh langsing, dan kosmetik berlapis. Namun kini, definisi itu mulai bergeser. Kulit yang segar, napas yang lega, dan tubuh yang bebas racun menjadi simbol kecantikan baru yang lebih bermakna.

Gerakan Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) menegaskan bahwa kecantikan modern tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup sehat tanpa asap rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik (vape).

Menjelang ajang Pemilihan Puteri WITT 2026, organisasi ini mengajak perempuan muda untuk memahami bahwa menjaga tubuh berarti juga menjaga masa depan.

Berikut lima alasan mengapa hidup tanpa asap adalah bentuk kecantikan sejati.

1. Hidup Bebas Asap Adalah Investasi Seumur Hidup

Bagi Venna Melinda, mantan anggota DPR dan Puteri Indonesia 1994, keputusan untuk tidak merokok merupakan bentuk investasi panjang.

“Sekarang di usia 53, saya masih bisa aktif dan loncat-loncat. Itu semua karena investasi menjaga gaya hidup sehat,” ujarnya.

Venna menambahkan, rokok bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi juga memengaruhi ekonomi keluarga. “Banyak anak kekurangan gizi karena uangnya habis untuk rokok. Akibatnya, anak menjadi stunting,” jelasnya.

Baca Juga: Penyeragaman Kemasan Dinilai Bisa Picu 'Perang' antara Rokok Legal dan Ilegal

2. Kulit Lebih Segar dan Awet Muda

Wakil Ketua Umum WITT, Tatyana Sutara, menjelaskan bahwa paparan asap rokok dapat mempercepat penuaan kulit. “Perempuan yang sering terpapar asap rokok dapat membuat kulitnya lebih kusam dan cepat menua,” ujarnya.

Zat kimia dalam rokok menghambat aliran darah dan menurunkan kadar oksigen di kulit, membuatnya kehilangan elastisitas alami. Dengan berhenti merokok atau menghindari paparan asap, kulit akan tampak lebih sehat dan lembap tanpa perlu perawatan mahal.

3. Napas Lega, Energi Lebih Panjang

Rokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap oksigen. Ketika napas terasa lebih lega, energi untuk beraktivitas pun meningkat.

“Zat kimia dalam rokok bisa mengganggu aliran darah dan membuat tubuh rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk jantung,” kata Tatyana.

Perempuan yang aktif, baik di rumah maupun di dunia kerja, memerlukan energi yang stabil, dan hal itu sulit tercapai bila tubuh terus terpapar asap rokok.

4. Perempuan Sebagai Teladan Keluarga

Tatyana menekankan pentingnya peran perempuan sebagai sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dengan memberi contoh hidup sehat, dampaknya bisa dirasakan seluruh keluarga.

Bagi ibu hamil, paparan asap rokok juga berisiko tinggi bagi kesehatan janin. Karena itu, perempuan memiliki peran strategis dalam melindungi generasi berikutnya sejak dini.

5. Cantik yang Menginspirasi, Bukan Sekadar Penampilan

Melalui Pemilihan Puteri WITT 2026 yang bertema Asap yang Padam, Semangat yang Menyala, organisasi ini ingin menemukan figur perempuan muda yang menjadi duta gaya hidup sehat tanpa rokok.

Ketua Panitia, Rina Ciang, menjelaskan bahwa ajang ini terbuka untuk perempuan berusia 17 hingga 22 tahun. Selain menjadi duta anti-tembakau, peserta juga akan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, termasuk donasi kepada Yayasan Jantung Indonesia, Yayasan Kanker Anak Indonesia, dan Srikandi Donor Darah Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

WITT percaya bahwa perempuan muda memiliki kekuatan besar untuk mengubah pola pikir masyarakat. Kecantikan sejati kini tidak lagi diukur dari penampilan luar, tetapi dari keberanian untuk hidup sehat, menjaga lingkungan, dan melindungi generasi masa depan dari bahaya rokok.

Load More