Lifestyle / Female
Rabu, 12 November 2025 | 20:05 WIB
Ilustrasi cara menghapus bedak waterproof. (Google AI Studio)

Suara.com - Bagi banyak perempuan, memakai makeup adalah bagian dari rutinitas harian yang membuat wajah terlihat segar dan percaya diri.

Salah satu produk andalan adalah bedak waterproof, yang terkenal tahan lama bahkan di cuaca panas atau saat berkeringat.

Namun, ada satu hal yang sering membuat bingung, apakah bedak waterproof bisa menghalangi air wudhu?

Dan kalau iya, bagaimana cara menghapusnya dengan benar tanpa merusak kulit? Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini.

Mengapa Bedak Waterproof Perlu Dihapus sebelum Wudhu?

Ilustrasi Bedak waterproof. (Google AI Studio)

Dalam Islam, salah satu syarat sah wudhu adalah air harus menyentuh permukaan kulit.

Nah, produk kosmetik yang bersifat waterproof (tahan air) umumnya membentuk lapisan yang tidak mudah ditembus air.

Itu artinya, kalau lapisan bedak waterproof masih menempel di kulit, air wudhu bisa terhalang dan ibadah pun berpotensi tidak sah.

Maka dari itu, penting banget untuk membersihkan bedak waterproof secara menyeluruh sebelum wudhu, salat, atau ibadah lain yang membutuhkan kondisi suci.

Tanda Bedak Waterproof Masih Menempel di Kulit

Sebelum membahas cara menghapusnya, kenali dulu beberapa tanda bahwa sisa bedak masih menempel:

Baca Juga: 6 Rekomendasi Lip Liner untuk Bibir Makin On Point dan Cantik, Harga Mulai Rp15 Ribu

  • Kulit terasa licin atau agak berminyak meski sudah dicuci air.
  • Saat digosok dengan tisu, masih ada noda warna bedak.
  • Air tidak langsung meresap atau mengalir di permukaan kulit.

Kalau tanda-tanda ini masih ada, artinya pembersihan belum sempurna dan perlu langkah tambahan.

Cara Menghapus Bedak Waterproof Tanpa Merusak Kulit

Berikut cara aman dan efektif untuk menghapus bedak waterproof agar wajah tetap bersih, lembap, dan ibadah pun tenang.

1. Gunakan Micellar Water atau Makeup Remover Oil-Based

Produk makeup remover berbahan minyak (oil-based) lebih efektif melarutkan bahan waterproof. Tuangkan secukupnya ke kapas, lalu usapkan lembut ke seluruh wajah dengan gerakan memutar.

Tips:

  • Pilih micellar water yang gentle dan bebas alkohol agar tidak membuat kulit kering.
  • Fokus di area dahi, pipi, dan hidung yang sering menjadi tempat bedak menumpuk.

2. Lanjutkan dengan Double Cleansing

Setelah lapisan bedak larut, lanjutkan dengan pembersih wajah berbasis air (water-based cleanser) seperti facial foam atau gel cleanser. Langkah ini membantu mengangkat sisa minyak dan residu produk yang mungkin tertinggal.

Urutan double cleansing yang tepat:

  • Oil cleanser atau micellar water (untuk melarutkan makeup).
  • Facial wash (untuk membersihkan kulit secara menyeluruh).

3. Pastikan Kulit Benar-Benar Bersih Sebelum Wudhu

Coba uji dengan menyiram sedikit air ke wajah. Jika air langsung meresap dan tidak menggelinding, artinya lapisan bedak sudah terangkat sempurna.

Tips: Gunakan kapas putih bersih untuk mengecek, kalau tidak ada sisa warna, berarti wajah sudah siap untuk berwudhu.

4. Hindari Menggosok Terlalu Kuat

Banyak orang berpikir makin kuat digosok, makin bersih hasilnya. Padahal, menggosok kulit terlalu keras bisa merusak skin barrier dan menyebabkan iritasi, terutama jika dilakukan setiap hari.

Gunakan kapas lembut dan lakukan gerakan memutar perlahan. Yang penting bukan kuatnya gosokan, tapi pemilihan produk yang tepat.

5. Gunakan Toner dan Pelembap setelah Membersihkan

Setelah wajah benar-benar bersih, jangan lupa kembalikan kelembapan kulit. Gunakan toner untuk menyeimbangkan pH kulit, lalu lanjutkan dengan moisturizer ringan agar wajah tetap lembap dan tidak kering setelah dibersihkan.

Memakai bedak waterproof bukan masalah selama Anda tahu cara membersihkannya dengan benar. Gunakan makeup remover oil-based, lakukan double cleansing, dan pastikan kulit Anda benar-benar bebas dari lapisan makeup sebelum wudhu. Dengan begitu, Anda bisa tampil segar setiap hari tanpa khawatir ibadah terganggu.

Ingat, merawat diri dan menjaga kebersihan juga bagian dari ibadah. Cantik boleh, tapi tetap suci dan siap beribadah kapan saja.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More