Suara.com - Menjelang perkuliahan yang akan dimulai di Maret 2026, berbagai perguruan tinggi di Indonesia mulai membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) guna menjaring calon mahasiswa potensial. Salah satu institusi pendidikan tinggi yang turut aktif membuka pendaftaran adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Kampus ini telah dikenal luas sebagai Kampus Digital Kreatif, dan kini membuka kesempatan emas bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang yang lebih profesional.
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan, Universitas BSI terus memperkuat posisinya lewat berbagai inovasi di bidang teknologi pendidikan. Visi kampus yang mengedepankan integrasi teknologi dalam proses belajar-mengajar membuat Universitas BSI menjadi pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin menjadi bagian dari dunia kerja digital yang terus berkembang pesat.
Hadirkan Pendidikan Modern di Kampus Digital Kreatif
Branding sebagai Kampus Digital Kreatif bukan sekadar slogan belaka. Universitas BSI secara konsisten menghadirkan proses pembelajaran yang berbasis teknologi digital. Mulai dari penyediaan e-learning, sistem informasi akademik terintegrasi, hingga pelatihan digital skill untuk semua mahasiswa. Mahasiswa tak hanya diajarkan teori, namun juga didorong untuk menguasai teknologi yang menjadi kebutuhan utama industri masa kini.
Kampus ini juga telah mengantongi berbagai akreditasi unggul untuk program studinya. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa kualitas akademik dan manajemen institusi telah diakui oleh lembaga resmi, sehingga calon mahasiswa tak perlu ragu untuk menempuh studi di kampus ini.
PMB Periode Maret 2026 Sudah Dibuka!
Universitas BSI membuka Penerimaan Mahasiswa Baru dalam enam gelombang pendaftaran, dimulai sejak 15 Oktober 2025 dan berakhir pada 3 Desember 2025.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara digital, memudahkan siapa saja untuk mendaftar dari mana pun. Cukup kunjungi situs resmi PMB di https://pmbubsi.id/pmb, isi data pribadi secara lengkap, lalu lakukan pembayaran biaya pendaftaran melalui virtual account atau bank rekanan.
Setelah data diverifikasi, peserta akan mengikuti tes seleksi online. Tes ini mencakup pengetahuan umum dan pemahaman dasar mengenai Pancasila. Apabila dinyatakan lulus, tahap berikutnya adalah pendaftaran ulang dan pengumpulan dokumen, seperti fotokopi ijazah, KTP, KK, dan Akta Kelahiran. Selanjutnya, calon mahasiswa bisa mulai melakukan pembayaran biaya kuliah sesuai program studi yang dipilih.
Pilihan Program Studi Lengkap dan Kelas Fleksibel
Baca Juga: Rumah BUMN Telkom Komitmen Dukung Pelaku Usaha dengan Digitalisasi UMKM Binaan
Salah satu keunggulan Universitas BSI adalah ragam program studi unggulan yang ditawarkan. Beberapa di antaranya meliputi Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Hukum Bisnis, Ilmu Hukum, Keperawatan hingga Psikologi. Semua kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan dunia kerja yang dinamis dan menekankan aspek praktikal di setiap mata kuliah.
Tak hanya itu, kampus ini juga menyediakan kelas reguler pagi dan malam, serta kelas Jumat–Sabtu yang sangat cocok untuk karyawan. Bagi lulusan D3 yang ingin melanjutkan pendidikan, tersedia pula program ekstensi dari D3 ke S1 hanya dalam dua semester, sebuah solusi efisien untuk meraih gelar sarjana tanpa harus menempuh jalur konvensional yang memakan waktu.
Fasilitas Lengkap dan Jaringan Kampus Nasional
Universitas BSI memiliki berbagai fasilitas modern yang mendukung proses pembelajaran interaktif. Mahasiswa akan merasakan kenyamanan belajar melalui laboratorium komputer berstandar industri, studio siaran dan multimedia, hingga sport center sebagai sarana rekreasi dan pengembangan minat-bakat.
Selain itu, Universitas BSI memiliki jaringan kampus yang tersebar di lebih dari 10 kota di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Sukabumi, Yogyakarta, Tasikmalaya, Purwokerto, Tegal, Solo dan Pontianak. Hal ini memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa yang ingin kuliah dekat dengan domisili, tanpa harus pindah ke kota besar.
Program Beasiswa dan Karier yang Prospektif
Berita Terkait
-
Rumah BUMN Telkom Komitmen Dukung Pelaku Usaha dengan Digitalisasi UMKM Binaan
-
KOWANI Gandeng SheTrades: Rahasia UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global!
-
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Viral di Dunia Maya, Raup Lebih dari 85 Juta Views
-
BRI Hadirkan Ratusan Pengusaha UMKM Binaan dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro
-
Pengusaha Muda BRILiaN 2025: Langkah BRI Majukan UMKM Daerah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi