- Banyumas memiliki lebih dari 90.000 UMKM dengan potensi besar namun masih terkendala digitalisasi dan pemasaran.
- Program Banyumas Naik Kelas #BisaBersamaVisa membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan pemanfaatan teknologi digital.
- Pemerintah Banyumas, Visa, dan BenihBaik.com menilai program ini penting untuk mendorong UMKM menembus pasar lebih luas.
Suara.com - Kabupaten Banyumas selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan ekosistem UMKM terkuat di Jawa Tengah. Mulai dari kuliner khas, kerajinan, produk herbal, hingga industri kreatif digital, ragam usaha kecil di wilayah ini tumbuh subur dan menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Namun di tengah besarnya potensi tersebut, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan klasik seperti keterbatasan permodalan, pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa UMKM memang memegang peran strategis dalam perekonomian daerah di wilayahnya.
“Banyumas memiliki lebih dari 90.000 UMKM yang menjadi penopang utama ekonomi daerah. Kehadiran berbagai program pendampingan membuat pelaku usaha kini lebih siap menghadapi pasar digital maupun ekspor,” ujarnya.
Salah satu inisiatif yang turut memperkuat ekosistem UMKM Banyumas adalah program Banyumas Naik Kelas #BisaBersamaVisa, hasil kolaborasi antara Visa Worldwide Pte. Ltd. dan BenihBaik.com.
Program yang berlangsung sejak Maret 2025 ini memberikan pelatihan dasar kepada lebih dari 3.500 pelaku UMKM, sementara 170 UMKM terpilih mendapatkan pendampingan intensif selama enam bulan untuk memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan kualitas produk, serta mempersiapkan akses ke pasar yang lebih luas.
CEO BenihBaik.com, Andy F. Noya, melihat langsung bagaimana pelaku UMKM menunjukkan komitmen tinggi untuk berkembang.
“Melalui Banyumas Naik Kelas #BisaBersamaVisa, kami melihat semangat luar biasa dari para pelaku UMKM untuk belajar, beradaptasi, dan terus berkembang. Harapan kami, ini membuka jalan agar produk lokal Banyumas dapat menembus pasar global,” jelasnya.
Dari sisi Visa, program ini menjadi bagian dari dukungan jangka panjang terhadap peningkatan literasi keuangan digital. Alisha Sulisto, Head of Government Affairs, Regional Southeast Asia Visa, menekankan pentingnya digitalisasi bagi UMKM di era persaingan global.
Baca Juga: Mendagri Puji Pesona Alam Hingga Kekayaan Sejarah Banda Neira Saat Resmikan Banda Heritage Festival
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui program ini, Visa berkomitmen memberdayakan UMKM agar siap bersaing dengan memanfaatkan teknologi pembayaran digital yang cepat, aman, dan inklusif,” katanya.
Penutupan program yang digelar di Java Heritage Hotel Purwokerto juga menampilkan showcase produk UMKM, talkshow, hingga penghargaan bagi peserta terbaik.
Lebih dari sekadar pelatihan, program ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas dapat menghadirkan solusi nyata bagi pelaku UMKM di daerah.
Dengan makin kuatnya kapasitas usaha, peningkatan literasi digital, serta semangat inovasi, potensi UMKM Banyumas semakin terbuka untuk menembus pasar nasional maupun internasional.
Ke depan, inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan UMKM berkelanjutan yang bisa diterapkan di daerah lain di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI