- Banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi Sumatra (Aceh, Sumut, Sumbar).
- Bencana ini menyebabkan 442 korban meninggal dunia hingga Minggu malam.
- Genangan air dan lingkungan lembap pasca banjir meningkatkan risiko penyakit umum seperti diare, DBD karena nyamuk, dan Leptospirosis dari air tercemar.
Suara.com - Banjir bandang dan tanah longsor baru-baru ini melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat hingga Minggu malam, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 442 orang.
Sehubungan dengan ini, penting pula bagi masyarakat memahami penyakit yang sering muncul setelah banjir agar dapat melakukan langkah pencegahan lebih dini.
Macam-Macam Penyakit Pasca Banjir
Genangan air yang kotor dan lingkungan lembap setelah banjir dapat menjadi sumber berbagai penyakit yang mengancam kesehatan.
Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut beberapa penyakit yang sering muncul setelah banjir.
1. Diare
Diare sering muncul akibat konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit.
Kondisi ini bisa lebih berisiko pada anak-anak dan lansia karena tubuh mereka lebih rentan terhadap dehidrasi.
Penting untuk tetap memastikan kebersihan makanan dan minuman agar risiko diare bisa diminimalkan.
Baca Juga: Apakah Mobil Listrik Aman Terkena Banjir? Ini Pertolongan Pertamanya
2. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Banjir meninggalkan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini dapat menularkan virus dengue, penyebab DBD.
Gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, dan bintik merah pada kulit harus diwaspadai dan segera ditangani di fasilitas kesehatan.
3. Leptospirosis
Leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira yang masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau selaput lendir, misalnya pada mata atau mulut.
Banjir sering membawa air yang tercemar urine hewan, sehingga risiko infeksi Leptospirosis dapat sangat meningkat.
Berita Terkait
-
Apakah Mobil Listrik Aman Terkena Banjir? Ini Pertolongan Pertamanya
-
ESDM Ungkap Faktor-faktor Picu Banjir Bandang Hingga Longsor di Sumatera
-
Tragedi Sumatra: 442 Orang Tewas, 402 Hilang dalam Banjir dan Longsor Terkini
-
Potret Kondisi Tapanuli Selatan Usai Diterjang Banjir Bandang
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Parfum Wardah Bisa Tahan Berapa Jam? Ini 5 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?
-
Nour Al Qalam Perluas Pasar Global, Hadirkan Fashion Kaligrafi Arab di Indonesia
-
6 Promo Imlek Gerai Makanan Cepat Saji, Manfaatkan Kesempatan
-
Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap dengan Tata Cara agar Hajat Cepat Terkabul
-
Baju Teal Blue Cocok dengan Hijab Warna Apa? Pasangkan dengan Ini Agar Lebaranmu Makin Kece
-
5 Sunscreen untuk Bantu Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp39 Ribuan
-
5 Mesin Cuci Pengering Terbaik, Baju Tak Perlu Dijemur saat Musim Hujan
-
5 Rekomendasi Krim Pencerah Leher Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan