- Banjir bandang di Sumut menekankan pentingnya persiapan dini untuk melindungi dokumen penting dengan mengemasnya dalam wadah kedap air.
- Langkah antisipatif mencakup pemindahan barang elektronik ke tempat tinggi serta mencabut kabel listrik saat air mulai naik.
- Wajib menyiapkan tas siaga bencana, memarkir kendaraan di lokasi aman, dan segera evakuasi diri jika diinstruksikan petugas.
Suara.com - Musibah banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut), seperti Deli Serdang dan Medan menjadi alarm keras bagi kita semua.
Bencana banjir yang datang tiba-tiba ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas, tetapi juga menelan korban jiwa dan menyisakan kerugian materi yang tak sedikit.
Sebab, banjir bukan sekadar air yang menggenang, tapi ancaman nyata bagi keselamatan nyawa dan harta benda.
Berkaca dari kejadian di Sumut, persiapan dini adalah kunci bertahan hidup ketika diterjang banjir.
Dilansir dari lama BPBD dan Kemkes,, berikut adalah panduan lengkap apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah banjir melanda.
1. Dokumen Penting adalah 'Nyawa' Kedua
Jangan biarkan ijazah, akta kelahiran, sertifikat tanah, hingga dokumen kantor hancur menjadi bubur kertas akibat banjir.
Belajar dari pengalaman para korban banjir, pengurusan kembali dokumen yang hilang memakan waktu dan biaya besar.
Karena itu, satukan semua dokumen dalam satu koper atau tas khusus dan bungkus berlapis dengan plastik kedap air.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Keluarga Paling Irit di Bursa Kendaraan Bekas, Harga Rp60 Jutaan
Kemudian, letakkan di tempat paling tinggi di rumah, misalnya di atas lemari lantai dua.
2. Selamatkan Barang Elektronik dan Listrik
Banyak kasus kebakaran atau kesetrum terjadi saat banjir karena kelalaian pada instalasi listrik. Karena, air adalah penghantar listrik yang ganas.
Karena itu, pindahkan laptop, TV, dan kulkas ke tempat tinggi. Kemudian, buat dudukan kulkas ekstra jika perlu.
Paling penting, cabut semua kabel dari stopkontak saat air mulai naik. Pastikan tidak ada kabel terkelupas yang bisa memicu arus pendek (korsleting).
3. Siapkan 'Tas Siaga Bencana' Sekarang
Berita Terkait
-
Prabowo Tegas Ingatkan Soal Bencana: Hentikan Perusakan Hutan!
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Titiek Soeharto Turun ke Aceh: Tinjau Pengungsian Korban Banjir Bandang
-
Motor Terjang Banjir? Jangan Panik! Ini 8 Pertolongan Pertama Wajib Sebelum Rusak Parah!
-
Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad