- Isu "Taubat ekologi" mencuat setelah pejabat publik menyerukan pertobatan terkait bencana alam di Sumatera.
- Deforestasi terus terjadi di Indonesia akibat ekspansi sawit dan industri, menyebabkan hilangnya hutan primer signifikan.
- Gus Baha menafsirkan Al-Qur'an, memperingatkan bahaya kerusakan bumi seperti likuifaksi dan bencana langit.
Dampak Perilaku Manusia: Beliau menekankan bahwa tanah bisa kehilangan kemampuan menyerap air—salah satu pemicu banjir dan longsor—akibat perilaku merusak manusia.
Berakhlak seperti Akhlak Allah (takhallaqu bi akhlaqillah): Pentingnya manusia berhati-hati dalam mengelola lingkungan, dengan mengadopsi akhlak yang mencerminkan pemeliharaan seperti yang dikehendaki Tuhan.
Ciri Perusak Lingkungan dalam Al-Qur'an
Gus Baha kemudian mengutip ayat lain yang mengkritik keras karakter orang yang merusak lingkungan. Beliau merujuk pada firman Allah:
وَإِذَا تَوَلَّىٰ سَعَىٰ فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ
"Dan ciri utama orang tidak baik itu yang merusak tanaman (termasuk tumbuhan, pohon dan alam) dan merusak populasi.”
Jika ditelusuri lebih jauh, ancaman Allah bagi perusak lingkungan dalam Islam masuk dalam kategori murka Allah, sehingga ada siksa di akhirat, dan bencana duniawi (seperti banjir, longsor, kekeringan) akibat perbuatan mereka sendiri, karena merusak bumi berarti mengkhianati amanah khalifah dan bertentangan dengan perintah-Nya.
Hal ini seperti ditegaskan dalam QS Ar-Rum 41, QS Al-Baqarah 205, dan QS Al-A'raf 56. Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan (fasad), dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.
Seruan kolektif dari tokoh agama dan politik ini menegaskan bahwa taubat ekologi bukan sekadar slogan religius atau wacana akademis, melainkan panggilan moral dan agenda mendesak bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Siap-siap! Bahlil Bakal Beri Sanksi Perusahaan Tambang Jika Terbukti Pemicu Bencana
Terlebih bagi mereka yang gemar merusak alam atau merusak lingkungan hanya demi kekayaan. Bukan hanya pelaku saja, melainkan juga pejabat yang memberi izin, pengusaha yang merusak, pelaku penebangan pohon tanpa kontrol dan ilmu, serta pendukung kerusakan alam dengan dalih investasi.
Di tengah meningkatnya frekuensi bencana, mengubah cara pandang dari eksploitasi alam menjadi pemeliharaan ekosistem adalah kunci untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Wallahualam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam
-
80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan
-
5 Shio Paling Hoki pada 7 Juni 2026: Finansial Untung dan Karier Melejit!
-
4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak
-
3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga
-
Kenapa Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di 3 Negara?
-
5 Adidas Samba Jane untuk Jalan Seharian Tanpa Pegal dan OOTD Keren
-
3 Shio Paling Beruntung dan Tajir Melintir Pekan Depan 8-14 Juni 2026
-
Chatib Basri Anak Siapa? Dirumorkan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
-
5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat