- Menkeu Purbaya telah menyiapkan dana tambahan untuk BNPB menangani dampak parah bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Kemenkeu masih menunggu pengajuan resmi rincian kebutuhan anggaran dari BNPB untuk pencairan dana tambahan.
- BNPB masih memiliki dana darurat Rp500-600 miliar sambil menunggu perhitungan kebutuhan operasional lengkap.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana tambahan untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menangani dampak parah banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Namun, Menkeu menegaskan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu pengajuan resmi mengenai kebutuhan anggaran spesifik dari BNPB.
"Kami tunggu permintaan dari BNPB. Kalau tidak salah sudah dibentuk satuan tugas (satgas) khusus di sana," kata Menkeu Purbaya di sela-sela peresmian Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemenkeu di Denpasar, Bali, Jumat.
Menkeu Purbaya mengakui bahwa dana tambahan untuk mengatasi bencana di tiga provinsi tersebut telah disiapkan.
Namun, hingga saat ini, Kemenkeu belum menerima pengajuan resmi dari BNPB, sehingga nominal detail dana yang akan dikucurkan belum dapat dirinci.
Ia memperkirakan BNPB saat ini masih dalam proses penghitungan kebutuhan operasional dan dampak kerugian di lapangan.
"Nanti kalau kurang, kan masih dihitung. Dananya sudah siap," tegas Menkeu, dikutip via Antara.
Meskipun pengajuan dana tambahan belum masuk, Purbaya memastikan bahwa BNPB masih memiliki anggaran sekitar Rp500 miliar hingga Rp600 miliar yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan darurat penanganan bencana alam saat ini.
Perlu diketahui, alokasi anggaran BNPB dalam APBN 2025 tercatat sebesar Rp2,01 triliun. Jumlah ini mengalami pemangkasan signifikan dibandingkan tahun 2024, di mana BNPB mendapat alokasi anggaran sebesar Rp4,92 triliun.
Baca Juga: AGTI : Pemerintah Melalui Menkeu Purbaya Tunjukan Komitmen Kelancaran Bahan Baku Tekstil
Meskipun alokasi dipangkas, Menkeu memastikan kesiapan dana di luar alokasi pokok untuk penanganan kebutuhan darurat yang muncul tiba-tiba.
Sementara penyiapan dana terus dilakukan, tim gabungan di lapangan terus bekerja keras melakukan evakuasi dan pencarian korban banjir dan tanah longsor, serta mempercepat pembukaan akses jalan dan distribusi bantuan.
Berdasarkan data BNPB per Kamis (4/12) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 836 jiwa.
Selain itu, puluhan ribu warga terpaksa mengungsi akibat rumah mereka rusak berat hingga hanyut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan