Suara.com - Buku "Broken Strings: Fragments of Stolen Youth" karya Aurelie Moeremans viral di media sosial.
Bukan cuma soal isinya, buku "Broken Strings" juga diperbincangkan karena kategorinya sebagai memoar.
Tidak sedikit netizen yang jadi penasaran tentang perbedaan memoar dan biografi. Mengingat keduanya merupakan karya yang menceritakan kehidupan penulis.
Lantas, apa bedanya memoar dan biografi? Simak penjelasan berikut ini.
'Broken Strings' Termasuk Memoar
Seperti diketahui, "Broken Strings" menjadi perbincangan luas di media sosial karena isinya yang dinilai berani, jujur, dan emosional.
Aurelie Moeremans, yang selama ini dikenal sebagai aktris dan figur publik, tampil dalam peran berbeda sebagai penulis yang mengisahkan pengalaman hidupnya secara personal.
Ia berani mengangkat tema sensitif dalam buku karyanya, seperti relasi tidak sehat, manipulasi emosional, dan luka batin yang dialami sejak usia muda.
Buku ini juga mengisahkan mengenai child grooming, yakni kejahatan yang dilakukan orang dewasa dengan memanipulasi pikiran anak. Kejadian ini menimpa Aurelie saat dirinya masih berusia 15 tahun.
Kisah ini sekaligus menyadarkan para orang tua tentang bahaya child grooming, dan upaya pencegahan jika terjadi pada anak-anak mereka.
Baca Juga: Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Baca di Mana? Ini Link yang Resmi dan Gratis
"Broken Strings" dikategorikan sebagai memoar, bukan novel maupun biografi. Pilihan genre ini memiliki pengaruh besar terhadap cara pembaca memahami isi buku.
Melalui sudut pandang orang pertama, Aurelie menuturkan fragmen-fragmen pengalaman hidup yang membentuk dirinya hari ini.
Narasi yang disampaikan tidak berusaha menampilkan kehidupan yang sempurna, melainkan menghadirkan realitas yang rapuh dan penuh konflik batin.
Inilah yang membuat "Broken Strings" terasa dekat dan relevan bagi banyak pembaca, sekaligus memicu diskusi publik mengenai kesehatan mental dan perlindungan terhadap korban kekerasan emosional.
Untuk memahami posisi "Broken Strings" secara tepat, penting untuk membedakan antara memoar dan biografi, dua genre nonfiksi yang sering kali disalahartikan sebagai hal yang sama.
Ini Perbedaan Memoar dan Biografi
Memoar adalah karya tulis nonfiksi yang ditulis oleh tokoh itu sendiri, berfokus pada pengalaman pribadi, refleksi emosional, dan sudut pandang subjektif penulis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986