Suara.com - Cara menghitung pace lari bisa dilakukan dengan mudah asal Anda tahu komponen-komponen penting yang memengaruhinya.
Kalau Anda sedang menekuni olahraga lari belakangan ini, maka Anda akan sering mendengar apa itu pace atau running pace.
Pada dasarnya, Running Pace adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu kilometer atau satu mil.
Memahami kecepatan bukan hanya tentang laju sebab ini adalah fondasi penting untuk menjaga stamina, ritme, dan efisiensi energi saat berlari.
Dengan kecepatan yang tepat, pelari dapat menyesuaikan tempo mereka dengan kemampuan tubuh, menghindari kelelahan dini, dan mempertahankan ritme lari yang stabil, baik untuk latihan harian maupun persiapan untuk lomba lari jarak jauh.
Penguasaan kecepatan lari mencakup tiga aspek utama: perhitungan, penyesuaian tempo, dan strategi lari.
Perhitungan kecepatan lari didasarkan pada waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tertentu, misalnya, menit per kilometer.
Di bawah ini Suara.com telah merangkum langkah-langkah menghitung pace lari yang bisa Anda gunakan secara manual.
Cara Menghitung Pace Lari
Baca Juga: 5 Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka, Cushion Tebal Kaki Anti Pegal
Langkah 1: Ketahui jarak Anda
Untuk menentukan kecepatan lari Anda, Anda perlu mengetahui seberapa jauh Anda akan berlari.
Jadi, ukur rute Anda, baik menggunakan perangkat lunak daring seperti Google Maps atau di jam tangan pintar Anda.
Anda juga bisa langsung masuk ke mobil dan mengatur ulang penghitung jarak untuk mendapatkan perkiraan yang akurat.
Atau jika Anda tidak dapat melakukan salah satu dari itu, temukan trek lokal atau jalur bersertifikat di mana jaraknya telah dihitung!
Langkah 2: Catat waktu lari Anda
Ini adalah bagian penting dari proses tersebut, jadi siapkan pengatur waktu Anda.
Jika Anda menginginkan akurasi, mencatat waktu lari Anda sangat penting dan ini dapat dilakukan menggunakan jam tangan pintar, stopwatch, atau dengan bantuan seorang teman.
Sangat penting juga bagi Anda untuk jujur dengan waktu dan jarak yang Anda tentukan, jadi jangan memanipulasi angka-angka tersebut hanya untuk menyenangkan ego Anda!
Langkah 3: Keluarkan kalkulator
Sederhananya, cara menghitung kecepatan lari dilakukan dengan membagi jarak lari Anda dengan waktu lari Anda.
Ya, cara menghitung pace lari menggunakan rumus berikut:
Pace = Waktu Tempuh ÷ Jarak
Waktu biasanya dinyatakan dalam menit, dan jarak dalam kilometer. Hasilnya adalah pace dalam satuan menit per kilometer.
Jadi, jika Anda berlari 10 km selama 50 menit, maka 50:10 = 5 menit per km.
Artinya, pace lari kamu adalah 5:00 menit per kilometer. Jika waktu tempuh dinyatakan dalam jam dan menit, ubah dulu ke menit agar perhitungannya lebih mudah.
Jenis-Jenis Pace dalam Latihan Lari
Dalam olahraga lari, pace bukanlah satu ukuran yang sama untuk semua latihan. Setiap jenis latihan memiliki pace tersendiri yang disesuaikan dengan tujuan latihan tersebut.
1. Easy Pace (Pace Santai)
Easy pace adalah kecepatan lari ringan yang memungkinkan Anda tetap bernapas nyaman dan masih bisa berbicara saat berlari. P
ace ini sangat cocok untuk pemula, lari jarak jauh, maupun sesi pemulihan. Umumnya, easy pace berada sekitar 1–2 menit lebih lambat dibandingkan pace lomba.
2. Tempo Pace
Tempo pace merupakan kecepatan lari yang terasa menantang, tetapi masih bisa dipertahankan dalam durasi tertentu.
Pace ini sering digunakan untuk melatih daya tahan dan meningkatkan efisiensi lari. Biasanya, tempo pace sedikit lebih lambat dari pace lomba 10 km.
3. Interval Pace
Interval pace digunakan dalam latihan kecepatan dengan intensitas tinggi. Pace ini lebih cepat dari pace lomba dan dilakukan dalam jarak pendek, diselingi dengan waktu istirahat.
Latihan interval bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan, kekuatan otot, dan performa lari secara keseluruhan.
4. Race Pace
Race pace adalah kecepatan target yang ingin dicapai saat mengikuti perlombaan, seperti 5K atau 10K. Mengetahui race pace membantu pelari mengatur strategi agar dapat berlari lebih konsisten dan efisien selama lomba.
Itulah cara menghitung pace lari yang bisa Anda lakukan secara manual. Semoga informasi ini membantu.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka, Cushion Tebal Kaki Anti Pegal
-
Lebih Baik Sepatu Saucony atau HOKA untuk Daily Run? Ini Perbandingannya
-
5 Sepatu Lari Mizuno Ternyaman untuk Kaki Lebar: Bantalan Empuk, Anti Lecet
-
5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
-
5 Smartwatch Paling Akurat Hitung Pace Lari, Mulai Rp200 Ribuan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
3 Shio yang Mendapatkan Keberuntungan dan Cinta Selama Pekan Terakhir Januari 2026
-
6 Sunscreen yang Tidak Menyumbat Pori dan Aman untuk Kulit Berjerawat
-
Seru Banget! Anak Belajar Jadi Chef Profesional dan Rumput Laut di Wahana Baru Nutrijell KidZania
-
Bisa Jadi Bintang Timnas, Rizky Ridho Bongkar Rahasia Masa Kecilnya: Main Bola di Gang Sempit!
-
5 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Terpopuler: Niat Puasa Qadha Ramadan, Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka
-
5 Bedak Waterproof yang Tahan Keringat untuk Usia 55 Tahun, Wajah Jadi Lebih Muda
-
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Januari 2026: 4 Zodiak Dapat Bonus Besar di Tanggal Tua
-
7 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 untuk Usia 55 Tahun Ke Atas
-
5 Sunscreen Lokal untuk Cegah Garis Halus dan Kerutan Usia 45 Tahun