Suara.com - Mengurus tanah warisan sering kali menjadi persoalan sensitif sekaligus rumit, terutama ketika menyangkut aspek hukum dan administrasi.
Salah satu tahapan paling penting setelah seseorang menerima warisan tanah adalah melakukan balik nama sertifikat tanah dari pemilik lama (pewaris) ke ahli waris yang sah.
Proses ini tidak boleh dianggap sepele, sebab tanpa balik nama, status kepemilikan tanah belum sepenuhnya diakui secara hukum.
Masih banyak masyarakat yang menunda bahkan mengabaikan proses balik nama tanah warisan, padahal hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik keluarga, sengketa hukum, hingga kesulitan ketika tanah hendak dijual atau diagunkan.
Agar tidak keliru dalam melangkah, berikut ini alur balik nama sertifikat tanah warisan yang perlu diketahui.
1. Menyiapkan Dokumen Dasar Warisan
Langkah pertama dalam proses balik nama sertifikat tanah warisan adalah menyiapkan seluruh dokumen dasar yang berkaitan dengan pewaris dan ahli waris.
Dokumen utama meliputi sertifikat tanah asli, akta kematian pewaris, KTP dan Kartu Keluarga ahli waris, serta surat keterangan waris.
Dokumen ini menjadi bukti bahwa pemilik lama telah meninggal dunia dan hak atas tanah tersebut secara sah berpindah kepada ahli waris. Tanpa kelengkapan dokumen ini, pengurusan balik nama tidak dapat diproses di kantor pertanahan.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
2. Membuat Surat Keterangan Waris (SKW)
Surat Keterangan Waris atau SKW menjadi dokumen krusial yang menunjukkan siapa saja yang berhak atas tanah tersebut.
SKW bisa dibuat di kelurahan atau desa setempat bagi WNI pribumi, atau melalui notaris bagi golongan tertentu sesuai aturan.
Dalam SKW akan tercantum identitas pewaris, para ahli waris, serta pembagian hak warisnya.
Dokumen ini penting untuk mencegah klaim sepihak di kemudian hari dan menjadi dasar hukum bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam memproses balik nama.
3. Mengurus Akta Pembagian Hak Bersama (Jika Lebih dari Satu Ahli Waris)
Berita Terkait
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
Bea Balik Nama Kendaraan Gratis, tapi Siapin Duit untuk Bayar Tagihan Berikut
-
Bea Balik Nama Kendaraan Gratis Mulai Berlaku Kapan? Urusan Jual Beli Kendaraan Kini Makin Ringan
-
Biaya Balik Nama Mobil Bekas 2026 Beserta Syarat yang Harus Disiapkan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Anom Widiyantoro dari Partai Apa? Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK
-
Lupakan Skor 7-0, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Ujian Sesungguhnya di Piala AFF 2026
-
5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
-
Harta Anom Widiyantoro, Ternyata Masuk Golongan Bupati Terkaya di Jawa Tengah
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Sukseskan Program KPP, BRI Pegang Porsi Strategis KUR Perumahan
-
Tuai Sorotan, Anak Tom Cruise Kini Tak Lagi Pakai Nama Belakang sang Ayah
-
Dorong Program 3 Juta Rumah KPP, BRI Siap Penuhi Target 2026
-
Stok AS Menyusut, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 Dolar AS