- Bulan Sya’ban istimewa karena Rasulullah SAW sering puasa sunnah sebagai persiapan spiritual menyambut Ramadhan.
- Hukum puasa sunnah Sya’ban adalah sunah; syarat sah utamanya adalah berniat sebelum fajar atau sebelum zawal.
- Organisasi seperti NU dan Kemenag sejalan bahwa puasa sunnah harus disertai niat sebelum waktu salat Subuh.
Suara.com - Bulan Syaban merupakan bulan yang istimewa dalam Islam karena Rasulullah SAW dikenal memperbanyak puasa sunnah di dalamnya sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut Ramadhan. Dari riwayat ‘Aisyah RA disebutkan bahwa Nabi SAW tidak pernah memperbanyak puasa sunnah pada bulan apa pun selain di bulan Syaban.
Hukum puasa di bulan Sya’ban adalah sunah (bukan wajib). Umarah Rasulullah SAW dalam memperbanyak puasa sunnah di bulan ini menunjukkan keutamaannya, tetapi jika seseorang tidak berpuasa maka tidak berdosa. (mui.or.id)
Syarat Sah Puasa Sunnah: Niat
Dalam Islam, niat adalah syarat sah setiap ibadah, termasuk puasa sunnah seperti puasa Sya’ban. Syarat sah puasa sunnah secara umum menurut mayoritas ulama fiqih adalah:
- Berniat sebelum fajar (masuk waktu Subuh).
- Niat puasa dapat dilakukan di dalam hati, meskipun disunnahkan diucapkan secara lisan.
- Niat harus dilakukan pada malam hari sebelum fajar atau paling lambat sampai sebelum waktu zawal (terbitnya matahari tinggi) selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Artinya, puasa Sya’ban yang dilakukan tanpa niat sebelum fajar tidak sah dan tidak termasuk puasa yang diterima sebagai ibadah puasa sunnah. Niat bukan sekadar formalitas — ia menentukan bahwa perbuatan itu benar-benar diniatkan karena Allah SWT.
Bolehkah Niat Di Pagi Hari Setelah Fajar?
Beberapa riwayat fiqih klasik menyatakan bahwa untuk puasa sunnah (termasuk di bulan Sya’ban), niat tetap harus dilakukan sebelum fajar atau paling lambat sejalan dengan beberapa pendapat ulama, yaitu sebelum makan/minum atau sebelum zawal apabila belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Artinya, jika seseorang lupa berniat di malam hari tetapi belum makan/minum di pagi hari, sebagian ulama membolehkannya berniat di pagi hari sebelum zawal, dengan catatan ia memang belum melakukan hal yang membatalkan puasa (misalnya makan, minum, hubungan suami istri, dll). Ini tidak berlaku jika sudah makan/minum setelah fajar.
Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
Pandangan Organisasi Islam Besar
1. Nahdlatul Ulama (NU)
Dalam websitenya, NU menjelaskan bahwa tata cara puasa Sya’ban mengikuti kaidah puasa sunnah pada umumnya, termasuk niat yang dilakukan sejak malam hari sampai sebelum waktu zawal dengan belum melakukan sesuatu yang membatalkan puasa.
Artinya, NU berpandangan bahwa puasa tidak sah jika dilakukan tanpa niat yang tepat, dan niat dilakukan sebelum berpuasa dimulai.
2. Muhammadiyah
Melalui laman berita UMS, Muhammadiyah menekankan bahwa tidak ada ibadah khusus yang wajib di tengah bulan Sya’ban (seperti “puasa Nisfu Sya’ban” secara khusus), tetapi umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan ini sesuai sunnah Rasulullah.
Berita Terkait
-
Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
-
Puasa Syaban 2026 Jatuh pada Tanggal? Ketahui Jadwal, Niat dan Keutamaannya
-
Niat Puasa Rajab dan Qadha Ramadan Lengkap dengan Tata Caranya
-
Puasa Syaban Berapa Hari? Ini Panduannya Berdasarkan Sunnah dan Amalan Rasulullah
-
Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Rabu Tanggal 18 Maret 2026 Bank Buka atau Tidak? Cek Jadwal Layanan Jelang Idulfitri
-
35 Ide Ucapan Idulfitri yang Singkat tapi Bermakna untuk Status WhatsApp
-
Bagaimana Cara Mengucapkan Selamat Idulfitri kepada Mantan agar Tidak Canggung? Begini 6 Tipsnya
-
Bagaimana Cara Membayar Fidyah Puasa yang Benar?
-
6 Rekomendasi Sepatu yang Cocok Dipakai dengan Baju Gamis Saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Tempat Makan Sate Maranggi Terdekat Pintu Tol Cipali untuk Pemudik
-
Ketenangan di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta, Cicipi Kopi Pagi di 'Rumah Palembang' yang Bikin Betah
-
Jangan Lewatkan Aksi Akrobat Internasional dari Chile di The Park Pejaten Saat Libur Lebaran!
-
6 Makeup Wardah untuk Tampil Natural saat Salat Id, Wajah Bercahaya Anti Menor
-
Lagi Tren, 6 Rekomendasi Mukena Premium Bahan Silk dan Lace untuk Lebaran 2026