- “Ice Cream” digunakan sebagai bahasa sandi untuk aktivitas seksual dan pemikat anak.
- “Grape” merupakan kode eufemisme untuk pemerkosaan.
- Sementara itu, “Pizza” dan “Keju” sering dijadikan simbol child pornography di media sosial.
Suara.com - Epstein files atau dokumen Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) masih terus menjadi sorotan publik hingga kini.
Dokumen tersebut berisi ribuan arsip pengadilan dan penyelidikan terkait kejahatan seksual yang dilakukan Jeffrey Epstein dan jaringan orang-orang di sekelilingnya.
Sejak kematian Epstein di penjara pada 2019, dokumen ini kembali memicu perhatian karena membuka fakta-fakta kejahatan yang belum banyak diketahui.
Selain nama-nama tokoh besar yang tercatat dalam dokumen Epstein, istilah atau kode tertentu juga menarik perhatian.
Beberapa kata muncul ribuan kali dalam file tersebut, termasuk “pizza”, "ice cream”, dan "grape".
Melansir dari unggahan X @sosmedkeras, data yang beredar menyebutkan "pizza" muncul 9.527 kali, "ice cream" 8.624 kali, dan "grape" 4.261 kali.
Penggunaan kata-kata ini diduga sebagai bahasa sandi dalam konteks kekerasan seksual dan eksploitasi terhadap anak.
Lantas, apa sebenarnya makna istilah-istilah ini? Berikut penjelasan untuk dua istilah yang paling banyak muncul dan perlu diwaspadai.
Arti Kode "Ice Cream"
Baca Juga: Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?
Dalam konteks Epstein files, istilah "ice cream" atau es krim sering dipakai sebagai bahasa sandi untuk menyembunyikan aktivitas seksual atau pornografi anak.
Pelaku memanfaatkan istilah ini agar percakapan tidak menimbulkan kecurigaan orang dewasa, sekaligus membuat korban, terutama anak-anak.
Selain sebagai bahasa sandi, es krim juga sering digunakan sebagai alat pemikat.
Predator menggunakan makanan manis ini untuk mendekati anak-anak, membangun kepercayaan, dan memudahkan pelecehan.
Istilah "ice cream man" pun dipakai sebagai metafora bagi pelaku yang menyamar dengan keramahan semu.
Dalam metafora ini, tangan yang "dingin" menggambarkan sentuhan traumatis yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
-
Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis
-
7 Fakta Jeffrey Epstein, Tak Pernah Lulus Kuliah Tapi Bisa Jadi Guru hingga Miliarder
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini
-
Jangan Bingung Cari Mushola Saat Kulineran di PIK: Ini Titik Lokasi Strategis yang Wajib Kamu Tahu
-
5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan