- Pemprov DKI Jakarta serius menertibkan "manusia gerobak" (PPKS musiman) menjelang Ramadan demi kenyamanan publik.
- Operasi gabungan telah mengamankan 178 orang PPKS per 9 Februari 2026, melibatkan Satpol PP, Dinas Sosial, TNI, dan Polri.
- Ratusan PPKS yang terjaring diarahkan untuk pembinaan lebih lanjut ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya di Kedoya dan Cipayung.
Suara.com - Fenomena kemunculan "manusia gerobak" yang kerap memadati berbagai sudut jalanan Jakarta mulai menjadi atensi serius Pemprov DKI Jakarta menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Mereka yang tergolong Pemeruh Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) musiman ini biasanya mulai membanjiri ibu kota demi mengharap kucuran zakat maupun sedekah dari warga selama bulan puasa hingga Idulfitri.
Keberadaan mereka sering kali disertai dengan strategi bertahan hidup yang cukup pelik, yakni menjadikan gerobak sebagai alat kerja sekaligus hunian darurat bagi anak dan istri guna memantik empati masyarakat.
Menanggapi persoalan menahun ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan seluruh lapisan masyarakat di Jakarta.
"Jakarta, sekali lagi, tentunya kami menginginkan bahwa Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia. Kalau memang ada pendatang yang seperti ini, ya pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama. Kami tertibkan secara manusiawi lah," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Langkah penertiban tersebut nyatanya sudah mulai digencarkan melalui operasi penjangkauan rutin yang melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi lintas sektoral.
Berdasarkan data terkini, ratusan orang yang masuk kategori penyandang masalah sosial telah berhasil diamankan dari lima wilayah kota administrasi di Jakarta.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya bersinergi dengan Dinas Sosial, TNI, hingga Polri untuk menyisir keberadaan PPKS tersebut setiap harinya.
"Untuk penjangkauan PPKS, dilaksanakan setiap hari bersama tim gabungan antara lain Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, unsur kecamatan dan kelurahan beserta TNI dan Polri di lima wilayah kota, dengan hasil sampai dengan tanggal 9 Februari 2026 berjumlah 178 orang," kata Satriadi saat dihubungi secara terpisah.
Baca Juga: Sosok Malika Anastasya, Bocah Korban Penculikan Manusia Gerobak yang Mudah Akrab dengan Orang Lain
Ia menambahkan bahwa para warga yang terjaring operasi tersebut tidak dilepaskan begitu saja, melainkan diarahkan untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut di fasilitas milik pemerintah.
"Selanjutnya hasil penjangkauan tersebut diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya dan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung untuk dilakukan pembinaan," lanjut Satriadi.
Menyongsong hadirnya bulan Ramadan tahun ini, Satpol PP DKI Jakarta berencana akan semakin memperketat pengawasan di titik-titik rawan guna memastikan suasana ibadah tetap kondusif dan asri.
"Untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Satpol PP akan meningkatkan penjangkauan PPKS guna menciptakan suasana nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," pungkas Satriadi.
Berita Terkait
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'
-
Kontras Memukau: Zaskia dan Shireen Sungkar Hadirkan 'Legacy' Ramadan 2026 dengan Dua Gaya Berbeda
-
Mengenal Tradisi Nyekar yang Sering Dilakukan Jelang Ramadan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar