- Niat puasa Ramadan wajib dilakukan pada malam hari sebelum fajar tiba.
- Jika lupa niat, umat Islam wajib tetap menahan diri atau imsak.
- Solusi darurat adalah berniat di pagi hari mengikuti Mazhab Abu Hanifah.
Sebagai langkah antisipasi dan solusi darurat, Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ menyarankan untuk segera berniat puasa di pagi hari atau sebelum waktu Dzuhur.
Caranya adalah dengan bertaqlid atau mengikuti pendapat Imam Abu Hanifah.
Dalam pandangan Mazhab Hanafi, niat puasa Ramadan boleh dilakukan di pagi hari.
Ingat, saat meniatkan ini di hati, Anda harus sadar bahwa Anda sedang mengikuti pendapat Imam Abu Hanifah agar ibadah tidak tercampur aduk.
3. Wajib Qadha atau Mengganti Puasa
Meskipun sudah melakukan niat puasa di pagi hari ala Mazhab Hanafi dan berpuasa seharian, pandangan Mazhab Syafi'i menyatakan puasa hari tersebut tetap harus diganti atau di-qadha di luar bulan Ramadan.
Jadi ringkasnya, hari itu tetap puasa penuh, tapi nanti setelah Lebaran utang puasanya tetap dibayar satu hari.
Apakah Sahur Sudah Termasuk Niat Puasa?
Banyak orang mungkin beranggapan bangun sahur sudah cukup mewakili niat puasa Ramadan seseorang.
Baca Juga: Bolehkah Puasa Tapi Tidak Tarawih? Simak Penjelasan Fiqih untuk Pekerja Sibuk
Padahal Imam Syafi’i menjelaskan bahwa makan sahur tidak otomatis menggantikan niat.
Sahur bisa dianggap niat hanya jika saat makan terbersit di dalam hati keinginan sengaja untuk berpuasa esok hari.
Jika makan sahur hanya karena lapar atau kebiasaan tanpa lintasan hati untuk puasa, maka itu belum dianggap niat.
Bacaan Niat Puasa Ramadan
Melansir dari mui.or.id, berikut bacaan niat yang wajib Anda hafal:
1 Niat Puasa Harian (Dibaca tiap malam)
Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'aala."
2. Niat Puasa bulan Penuh (Dibaca malam pertama)
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”.
Berita Terkait
-
Bakwan hingga Samosa, Gorengan Sayur Wajib untuk Buka Puasa
-
Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah
-
Ramadan Gen Z di Era Medsos: Antara Ibadah dan Pencitraan
-
Ramadan Gen Z di Era Medsos: Antara Ibadah dan Pencitraan
-
Apakah Tadarus Harus Bulan Ramadan? Begini Ketentuan dan Anjurannya
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
3 Air Cooler yang Tidak Berisik, Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gerah
-
Sayur Sinonim Cerah Artinya Apa? Ini Jawaban Teka-teki MPLS Edisi Makanan dan Minuman
-
5 Microwave Low Watt yang Awet: Lebih Hemat Listrik, Harga di Bawah Rp1 Juta
-
Demam Pokemon, Komunitasnya di Indonesia Makin Membludak
-
Sering Tertukar, Ini Perbedaan Air Cooler vs AC Portable: Mana yang Paling Dingin?
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Lagi Diskon di Matahari, Hemat hingga Rp260 Ribu
-
7 Tips Menata Warung Sembako Sesuai Feng Shui agar Bawa Hoki dan Ramai Pembeli
-
5 Sunscreen Water Based yang Tidak Lengket di Wajah, Ringan dan Cepat Meresap
-
3 Serum Vitamin C Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun, Review Bintang 5 Terbukti Ampuh Anti-Aging
-
3 Sunscreen Azarine Terlaris di Shopee, Ringan Anti Whitecast dan Banyak Dipuji Pengguna