Bisnis / Makro
Minggu, 01 Maret 2026 | 11:36 WIB
Ilustrasi Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta untuk melayani penerbangan haji dan umrah/ist
Baca 10 detik
  • PT Angkasa Pura Indonesia mengonfirmasi pembatalan 17 penerbangan rute Timur Tengah akibat situasi di Iran dan Israel, per Minggu (1/3/2026).
  • Sebanyak 39 penerbangan rute Timur Tengah dijadwalkan hari itu, meliputi 20 kedatangan dan 19 keberangkatan, tersebar di berbagai kota.
  • Penumpang terdampak diminta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai atau Contact Center Bandara Soekarno-Hatta (172).

Suara.com - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau API mengkonfirmasi adanya jadwal penerbangan yang dibatalkan akibat serangan yang terjadi di Iran dan Israel. 

Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, mengatakan, berdasarkan data izin rute yang diterbitkan oleh otoritas terkait dan pembaruan hingga pukul 10.00 LT, tercatat sebanyak 39 penerbangan rute Timur Tengah yang terjadwal pada hari ini. 

Jadwal penerbangan itu, terdiri dari 20 penerbangan kedatangan (arrival) dan 19 penerbangan keberangkatan (departure), dengan rincian 38 penerbangan reguler dan 1 penerbangan charter.

Adapun rincian rute meliputi Abu Dhabi (AUH) sebanyak 3 penerbangan, Doha (DOH) 8 penerbangan, Dubai (DXB) 4 penerbangan, Istanbul (IST) 2 penerbangan, Jeddah (JED) 17 penerbangan, serta Madinah (MED) 3 penerbangan.

Pengoperasian kembali Terminal IC Bandara Soekarno-Hatta setelah direvitaslisasi. [Dok Angkasa Pura Indonesia].

"Sampai dengan pembaruan terakhir, tercatat 17 penerbangan yang terkonfirmasi cancelled," ujar Aziz dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026). 

Sementara itu, hingga saat ini tercatat 1 penerbangan telah berangkat, yaitu Saudia Airlines SV827 menuju Jeddah, serta 3 penerbangan telah mendarat, yaitu Lion Air JT115 dari Jeddah, Saudia Airlines SV816 dari Jeddah, dan Garuda Indonesia GA969 dari Madinah.

Secara umum, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. Penyesuaian jadwal yang terjadi merupakan tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional pada rute Timur Tengah. 

"Penanganan terhadap penumpang terdampak dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama sejumlah instansi terkait, khususnya dengan maskapai penerbangan untuk pembaruan jadwal serta penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara, dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak, serta dengan unsur aparatur keamanan guna mengantisipasi dan memastikan situasi keamanan bandara tetap terjaga," imbuh Aziz.

"Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara. Selain itu, informasi juga dapat diperoleh melalui layanan Contact Center Bandara Soekarno-Hatta di nomor 172 guna mendapatkan pembaruan terkini," tambahnya.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri

Adapun, berikut daftar 17 penerbangan dari Bandara Soetta ke Timur Tengah yang dibatalkan:

Rute Abu Dhabi (AUH):

  • Etihad Airways EY474 (Arrival) 
  • Etihad Airways EY472 (Arrival) 
  • Etihad Airways EY473 (Departure)

Rute Doha (DOH):

  • Qatar Airways QR958 (Arrival)
  • Garuda Indonesia GA901 (Arrival) 
  • Qatar Airways QR956 (Arrival)
  • Qatar Airways QR955 (Departure)
  • Qatar Airways QR959 (Departure)
  • Qatar Airways QR957 (Departure) – Cancelled

Rute Dubai (DXB):

  • Emirates EK356 (Arrival)
  • Emirates EK358 (Arrival)
  • Emirates EK359 (Departure)
  • Emirates EK357 (Departure) – Cancelled

Rute Jeddah (JED):

  • Saudia Airlines SV822 (Arrival)
  • Saudia Airlines SV823 (Departure)

Rute Madinah (MED):

  • Saudia Airlines SV820 (Arrival)
  • Saudia Airlines SV821 (Departure)

Load More