Lifestyle / Komunitas
Rabu, 04 Maret 2026 | 13:04 WIB
Ilustrasi berdoa (Freepik)

Suara.com - Fitnah Dajal merupakan salah satu tanda besar kiamat yang paling dahsyat dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada fitnah sejak Nabi Adam hingga hari kiamat yang lebih besar daripada fitnah Dajal.

Diriwayatkan bahwa Dajal  akan datang membawa berbagai tipu daya, menampakkan hal-hal luar biasa yang dapat mengaburkan kebenaran dan menyesatkan manusia.

Oleh sebab itu, setiap Muslim diperintahkan untuk mempersiapkan diri dengan iman yang kokoh, ilmu yang benar, dan amalan yang dapat menjadi pelindung dari kesesatan tersebut.

Ancaman Dajal bukan sekadar ujian fisik, melainkan ujian akidah dan keyakinan. Orang yang lemah imannya akan mudah tertipu oleh keajaiban yang ditampakkan.

Sebaliknya, mereka yang kuat tauhidnya akan mampu melihat kebatilan di balik tipu daya tersebut. Oleh karena itu, penting untuk melindungi diri dari fitnah Dajal di akhir zaman.

Bagaimana caranya? Merangkum NU Online dan beragam sumber lain, berikut amalan dan doa agar terhindar dari fitnah Dajal di akhir zaman.

Ilustrasi berdoa. {unsplash/Masjid MABA]

1. Memperkuat Iman dan Tauhid

Benteng pertama untuk terhindar dari fitnah Dajal adalah memperkuat tauhid. Keyakinan bahwa hanya Allah SWT satu-satunya Tuhan yang berhak disembah harus tertanam kuat dalam hati.

Dajal akan mengaku sebagai tuhan dan menunjukkan berbagai kemampuan yang tampak luar biasa. Jika akidah seseorang tidak kokoh, ia dapat terperdaya.

Memperdalam ilmu agama, memahami sifat-sifat Allah SWT, serta membiasakan diri membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi langkah penting.

Majelis ilmu, zikir, dan ibadah harian seperti salat tepat waktu akan menjaga hati tetap hidup. Hati yang hidup dengan iman tidak mudah disesatkan oleh kebohongan sebesar apa pun.

2. Membaca dan Menghafal Surah Al-Kahfi

Salah satu amalan yang secara khusus dianjurkan Rasulullah SAW adalah membaca Surah Al-Kahfi.

Dalam hadis sahih disebutkan bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi akan terlindungi dari fitnah Dajal. Riwayat lain menyebutkan sepuluh ayat terakhir.

Surah Al-Kahfi mengandung pelajaran tentang keteguhan iman, seperti kisah Ashabul Kahfi yang mempertahankan akidah di tengah tekanan penguasa zalim.

Ada pula kisah Nabi Musa dan Khidir tentang pentingnya ilmu dan kesabaran, serta kisah Dzulqarnain yang membangun benteng perlindungan dari kerusakan.

Semua kisah ini mengajarkan bahwa perlindungan Allah selalu bersama orang-orang beriman yang teguh.

Membaca Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat juga dianjurkan karena memberikan cahaya di antara dua Jumat. Kebiasaan ini sekaligus menjadi persiapan spiritual menghadapi berbagai fitnah akhir zaman.

3. Memperbanyak Doa Perlindungan

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus agar terhindar dari fitnah Dajal. Doa ini dianjurkan dibaca pada akhir tasyahud sebelum salam dalam setiap salat. Berikut doa dalam lafaz Arabnya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Dajal."

Doa ini menunjukkan betapa pentingnya memohon perlindungan langsung kepada Allah SWT.

Dengan membacanya secara rutin, seorang Muslim menanamkan kesadaran bahwa hanya Allah yang mampu menyelamatkan dari ujian terbesar di akhir zaman.

Konsistensi dalam berdoa akan menumbuhkan rasa tawakal dan ketergantungan penuh kepada-Nya.

4. Menjauhi Maksiat dan Memperbanyak Amal Saleh

Selain doa, menjaga diri dari maksiat juga sangat penting. Fitnah Dajal akan mudah memengaruhi hati yang jauh dari Allah.

Oleh karena itu, memperbanyak amal saleh seperti salat sunnah, sedekah, puasa sunnah, dan zikir pagi petang menjadi bekal utama. Amal kebaikan akan membersihkan hati dan memperkuat kepekaan terhadap kebenaran.

Hati yang bersih lebih mampu membedakan antara hak dan batil. Ketika Dajal datang membawa kebohongan yang tampak nyata, hati yang terlatih dalam ketaatan akan lebih mudah menolaknya.

5. Doa Memohon Keteguhan Hati

Selain doa perlindungan dari Dajal, Rasulullah juga sering membaca doa agar diberi keteguhan hati. Doa tersebut berbunyi:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu."

Doa ini sangat relevan karena fitnah Dajal berkaitan erat dengan ujian keimanan. Hati manusia mudah berubah, sehingga kita memohon kepada Allah SWT agar tetap istiqamah dalam kebenaran.

Keteguhan hati adalah kunci agar tidak tergelincir dalam kesesatan, baik di masa sekarang maupun ketika fitnah besar muncul.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Load More