- BMKG memprediksi transisi cuaca dan awal musim kemarau 2026 akan terjadi lebih awal mulai bulan April.
- Fenomena La Niña Lemah berakhir Februari 2026, namun ada peluang El Niño yang memicu cuaca lebih kering.
- Sebanyak 64,5% wilayah Indonesia diperkirakan mengalami musim kemarau Bawah Normal dengan puncak pada Agustus 2026.
Suara.com - Intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, sampai kapan musim hujan ini akan berlangsung? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi transisi cuaca terjadi pada April 2026.
Musim hujan akan berakhir secara bertahap di sejumlah wilayah di Indonesia. Meski saat ini beberapa wilayah masih sering diguyur hujan lebat, BMKG menjelaskan fenomena transisi atau pancaroba akan mulai terasa menjelang akhir Maret.
Musim Kemarau Datan Lebih Awal
Berdasarkan analisis BMKG, masuknya musim kemarau tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia. Namun, terdapat sejumlah wilayah akan lebih dulu merasakan hembusan udara kering yang menandakan dimulainya musim panas.
Menilik laman resmi BMKG, musim kemarau tahun 2026 diprediksi menyapa mulai April 2026, maju dari jadwal biasanya. Saat ini, kondisi iklim masuk ke fase Netral.
Fenomena La Niña Lemah yang sebelumnya sering membawa hujan lebat berakhir pada Februari 2026. Namun, BMKG memprediksi adanya peluang El Niño sebesar 50-60% pada pertengahan tahun ini, sehingga cuaca lebih kering dan panas.
"Monsun Asia (Angin Baratan) akan segera berganti menjadi Monsun Australia (Angin Timuran). Inilah penanda utama kita mulai masuk musim kemarau," ungkap Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.
Menurut BMKG, setidaknya ada 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3% wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026 mendatang, di antaranya: pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.
"Wilayah yang diprediksi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” sambungnya.
Baca Juga: Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Memasuki Mei dan Juni, wilayah yang menyusul kemarau akan semakin meluas hingga mencakup Sumatera dan Papua. Secara total, hampir 46,5% wilayah Indonesia akan mengalami kemarau yang datang lebih awal dari rata-rata sejarahnya.
Waspada Kemarau "Bawah Normal" yang Lebih Panjang
Tahun ini bukan sekadar kemarau biasa. Prakiraan cuaca BMKG memperingatkan bahwa sekitar 64,5% wilayah akan mengalami sifat kemarau Bawah Normal alias jauh lebih kering dari biasanya. Durasi musim panas kali ini juga diprediksi bakal lebih panjang dari normalnya.
Adapun puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Pada periode ini, 61,4% wilayah Indonesia akan merasakan titik terkeringnya.
Apa yang Perlu Disiapkan?
Karena musim kemarau diperkirakan lebih kering dan panjang, BMKG memberikan beberapa saran penting sebagai langkah antisipasi, di antaranya sebagai berikut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Sekarang Puasa Ramadan Hari Ke Berapa? Bersiap Sambut Kemenangan Lebaran Sebentar Lagi!
-
Update Harga BBM Hari Ini, Ada Kenaikan Imbas Perang AS-Iran?
-
Terpopuler: Golongan Pekerja yang Berhak Dapat THR, Syarat BHR untuk Ojol
-
Cek 5 Ide Aktivitas Ngabuburit Bareng Keluarga
-
5 Model Gamis Remaja Korean Style yang Lagi Hits, Lebaran Jadi Makin Chic
-
55 Kartu Ucapan Lebaran 2026 Kekinian, Siap Dikirim ke Teman dan Keluarga
-
7 Car Seat Newborn sampai Toddler Dibawah Rp1 Juta, Mudik Jadi Aman dan Nyaman
-
Surat Apa Saja yang Dibaca 7 Kali saat Salat Lailatul Qadar? Ini Tata Cara Lengkapnya
-
Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan
-
Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dan Arus Balik? Hindari Tanggal Ini Agar Bebas Macet