Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pegawai Negeri Sipil (PNS) boleh berlega hati. Pasalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS 2026, sudah cair ke rekening masing-masing secara bertahap mulai 26 Februari 2026.
Dengan adanya proses pencairan THR tersebut, maka ASN pusat hingga daerah termasuk TNI, Polri hingga pensiunan PNS sudah bisa memeriksa rekening masing-masing sesuai mekanisme dari instansi terkait.
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menuturkan bahwa pencairan THR dilakukan secara bertahap. Mulai tanggal 26 Februari dan seterusnya yang mencakup semua komponen ASN.
“Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari dan diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan,” ungkap Airlangga Hartarto di hadapan awak media, Selasa 3 Maret 2026.
Maka dari itu, THR sudah masuk ke rekening penerima. Walaupun jangka waktunya transfernya bisa berbeda tergantung proses administrasi di setiap instansi atau dinas terkait.
Supaya lebih jelas lagi, berikut akan diberikan secara singkat terkait besaran anggaran, komponen, waktu pencairan hingga cara memeriksa THR sudah cair atau belum.
Besaran Anggaran THR ASN 2026 yang Mengalami Kenaikan
Melansir dari berbagai sumber, Pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk pemberian THR ASN maupun pensiunan, yang mana nominal anggaran meningkat 10 persen dibandingkan realisasi tahun lalu hanya Rp49 triliun, sekarang sudah berada pada angka Rp55 triliun.
Besaran Tunjangan Hari Raya 2026 yang menembus angka Rp55 triliun tersebut, terbagi dalam tiga kategori penerima.
Baca Juga: THR 2026 Kena Pajak, Kok Bisa?
Rp22,2 triliun untuk sekitar 2,4 juta ASN pusat termasuk TNI dan Polri.
Rp20,2 triliun untuk 4,3 juta ASN daerah.
Rp12,7 triliun untuk 3,8 juta pensiunan
Adanya kenaikan anggaran tersebut sebagai upaya Pemerintah untuk menjaga kestabilan daya beli ASN serta pensiunan menjelang Lebaran 2026. Selain itu, membantu konsumsi rumah tangga selama kuartal awal tahun 2026.
Besaran Serta Komponen THR PNS 2026
Berkaitan dengan nominal THR PNS 2026, ternyata dibayarkan secara penuh 100 persen beserta komponen-komponen tambahan yang menyertainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang