- Permintaan kurma melonjak saat Ramadan, sayangnya ada juga kurma oplosan yang dijual pedagang nakal.
- Kurma oplosan biasanya memiliki rasa sangat manis menyengat di tenggorokan.
- Waspadai kurma yang terlalu mengkilap tidak wajar atau daging buahnya terasa lonyot.
Suara.com - Di momen Ramadan dan menjelang Lebaran 2026, permintaan masyarakat terhadap buah kurma melonjak drastis.
Sebagai makanan sunnah yang kaya nutrisi, kurma menjadi primadona untuk berbuka puasa. Namun, tingginya permintaan ini sering kali dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal untuk menjual "kurma oplosan".
Istilah kurma oplosan merujuk pada kurma kualitas rendah atau kurma lama yang diproses kembali dengan tambahan pemanis buatan, sirup gula, bahkan zat pengkilap agar terlihat seperti kurma premium yang segar.
Mengonsumsi kurma jenis ini tentu merugikan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, terutama bagi penderita diabetes.
Agar Anda tidak terjebak, simak ulasan mendalam mengenai ciri-ciri kurma oplosan berikut ini.
1. Rasa Manis yang "Menyengat" di Tenggorokan
Kurma alami seperti jenis Ajwa, Sukari, atau Medjool memiliki rasa manis yang khas, lembut, dan tidak meninggalkan rasa gatal. Sebaliknya, kurma oplosan biasanya memiliki rasa manis yang sangat tajam dan berlebihan.
Ciri utamanya adalah rasa manis tersebut langsung terasa di permukaan kulit kurma, bukan dari daging buahnya. Saat dimakan, manisnya cenderung "nyegrak" atau menyengat di tenggorokan, mirip dengan rasa setelah mengonsumsi air gula pekat atau pemanis buatan (sakarin).
Jika Anda merasakan sensasi pahit setelah rasa manis hilang, besar kemungkinan kurma tersebut telah direndam cairan pemanis.
2. Tekstur Sangat Lengket di Kulit Luar
Secara alami, kurma memang memiliki kandungan gula, namun kulit luarnya biasanya tetap bersih atau hanya sedikit berminyak (tergantung jenisnya). Kurma oplosan sering kali terasa sangat lengket saat dipegang.
Baca Juga: 5 Merek Kurma Premium Sekelas Kurma Sukari, Nikmat dan Kaya Serat
Rasa lengket ini berasal dari sisa-sisa air gula atau madu kualitas rendah yang digunakan untuk merendam kurma agar terlihat lebih berisi dan berat.
Jika Anda memegang kurma dan jari-jari Anda menjadi sangat lengket hingga sulit dibersihkan dengan tisu kering, Anda patut waspada.
Kurma asli yang berkualitas tinggi akan memiliki kulit yang cenderung kering atau lembap secara alami tanpa meninggalkan residu cairan di tangan.
3. Dikerubungi Semut
Ini adalah cara paling sederhana dan akurat untuk mendeteksi kurma oplosan. Kurma asli, meskipun manis, jarang dikerubungi semut karena rasa manisnya tersimpan di dalam serat daging buah yang tertutup kulit.
Namun, kurma yang sudah dilapisi sirup gula atau pemanis buatan akan sangat menarik perhatian semut. Jika Anda melihat pedagang menggelar kurma dan banyak semut yang mengerubunginya secara agresif, itu adalah indikator kuat bahwa ada zat pemanis tambahan di permukaan kulit kurma tersebut.
4. Kulit Luar Terlalu Mengkilap secara Tidak Wajar
Estetika sering kali menipu. Banyak pembeli memilih kurma yang terlihat mengkilap dan bersih karena dianggap segar. Padahal, beberapa produsen nakal menggunakan zat pengkilap (bahkan ada isu penggunaan bahan non-pangan) agar kurma stok lama terlihat baru kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Promo JSM Indomaret 68 Maret 2026, Diskon Kebutuhan Harian Spesial Akhir Pekan
-
5 Amalan 17 Ramadan yang Memberi Keberkahan Nuzulul Quran
-
Resep Opor Ayam Putih untuk Lebaran ala Chef Devina Hermawan, Daging Empuk dan Gurihnya Meresap
-
Apakah Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan Termasuk Riba? Ini Penjelasannya
-
Apakah Bisa Tukar Uang Baru di Bank BCA? Ini Cara dan Syarat Penukarannya
-
Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026? Ini Prediksi Tanggalnya di 10 Malam Terakhir
-
Begini Cara Pembatalan Tiket Kereta Api Online, Simak Detailnya!
-
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Magister Kampus Bisnis Ini Ikuti Asia Business Case Program
-
Idulfitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Perkiraan Tanggal Lebaran dan Jadwal Sidang Isbat
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Jakarta buat THR Lebaran