- Ramadan dikenal sebagai bulan suci penuh berkah, ampunan, dan rahmat bagi umat Islam.
- Pada bulan ini, pahala amal ibadah diyakini dilipatgandakan sehingga memiliki kedudukan istimewa.
- Karena itu, sebagian orang meyakini wafat di bulan Ramadan sebagai tanda kebaikan bagi seorang hamba.
Meski tidak ada dalil khusus tentang keistimewaan wafat di bulan Ramadan, terdapat hadis yang berkaitan dengan orang yang meninggal dalam keadaan menjalankan ibadah.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang orang yang bersyahadat, menunaikan salat lima waktu, berpuasa Ramadan, menjalankan ibadah di bulan Ramadan, dan menunaikan zakat.
Rasulullah SAW kemudian menjawab bahwa siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan menjalankan amalan-amalan tersebut termasuk golongan syuhada dan shiddiqin. Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Amr bin Murrah al-Juhni.
"Wahai Rasulullah, apa pendapatmu apabila aku mengucapkan syahadat lailahaillahu wa annaka Rasulullah (tidak ada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya kamu adalah utusan Allah), aku salat lima waktu, melakukan puasa Ramadan, mengerjakan ibadah (salat Tarawih) bulan Ramadan dan menunaikan zakat?"
Rasulullah SAW kemudian berkata, "Barangsiapa yang meninggal dunia seperti ini maka dia termasuk golongan syuhada dan shiddiqin." (HR Ibnu Hibban)
Selain itu, bulan Ramadan sendiri memang memiliki keistimewaan besar dalam Islam.
Dalam hadis riwayat Abu Hurairah disebutkan bahwa ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan dibelenggu.
Karena itu, wafat di bulan Ramadan sering dipandang sebagai momen yang penuh harapan akan rahmat Allah SWT.
Namun pada akhirnya, para ulama menegaskan bahwa yang paling menentukan adalah keadaan iman dan amal seseorang ketika ajal menjemputnya.
Baca Juga: 'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
Jika seorang hamba wafat dalam keadaan beriman dan menjalankan amal saleh, maka ia memiliki harapan besar memperoleh husnul khatimah.
Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak ibadah dan memperbaiki amal selama hidup, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.
Wallahu 'alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Bogor
-
Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya
-
Berapa Skor IQ Reza Arap Sebenarnya? Viral Hasil Tes Kecerdasan Marapthon, Bravy Tertinggi
-
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Medan