- Berpuasa sambil bekerja di bawah terik matahari sering membuat tubuh cepat merasa haus.
- Namun, ada beberapa cara sederhana untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
- Berikut lima tips agar tidak cepat haus saat puasa bagi pekerja lapangan.
Suara.com - Bekerja di bawah terik matahari sambil menjalankan ibadah puasa tentu punya tantangan tersendiri. Bagi kamu yang sehari-harinya beraktivitas di lapangan, rasa haus biasanya menjadi musuh utama dibandingkan rasa lapar.
Namun, bukan berarti kamu harus menyerah pada keadaan. Ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu praktikkan agar tenggorokan tidak cepat kering dan energi tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba. Simak tipsnya berikut.
1. Strategi Cicil Minum Saat Sahur
Jangan melakukan kesalahan umum dengan meminum air sebanyak-banyaknya hanya saat mendekati waktu imsak. Hal ini justru membuat ginjal bekerja cepat untuk membuang air tersebut lewat urine.
Sebaiknya, gunakan pola cicil. Misalnya, minum satu gelas saat bangun tidur, satu gelas setelah makan sahur, dan satu gelas lagi sesaat sebelum imsak. Dengan cara ini, tubuh memiliki waktu untuk menyerap air secara lebih maksimal.
2. Hindari Makanan yang "Menyerap" Cairan Tubuh
Saat sahur, sebaiknya kamu membatasi konsumsi makanan yang terlalu asin atau pedas. Garam bersifat menarik cairan dari sel tubuh, yang akan membuat kamu merasa haus jauh lebih cepat di pagi hari.
Selain itu, kurangi kafein seperti kopi atau teh kental saat sahur. Kafein bersifat diuretik, artinya akan memicu kamu untuk lebih sering buang air kecil, sehingga cadangan cairan tubuh cepat habis.
3. Pilih Pakaian dan Perlengkapan yang Tepat
Baca Juga: Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya
Pekerja lapangan harus pintar memilih "seragam" tempur. Gunakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat dan berwarna cerah. Warna gelap cenderung menyerap panas matahari yang akan meningkatkan suhu tubuhmu.
Jangan lupa gunakan topi atau payung jika memungkinkan. Menjaga suhu kepala tetap dingin sangat efektif untuk mencegah penguapan cairan tubuh yang berlebihan melalui keringat.
4. Gunakan Pola Hidrasi 2-4-2 di Malam Hari
Agar tubuh tidak "kekeringan" saat bekerja besok, kamu harus memenuhi kuota air minum di malam hari. Gunakan rumus sederhana 2-4-2, yaitu sebagai berikut.
- 2 gelas saat berbuka puasa.
- 4 gelas di malam hari (bisa dicicil setelah tarawih atau sebelum tidur).
- 2 gelas saat sahur.
Pola ini memastikan kamu tetap terhidrasi tanpa merasa kembung dalam satu waktu.
5. Konsumsi Buah dengan Kandungan Air Tinggi
Berita Terkait
-
Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya
-
Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya
-
5 Rekomendasi Takjil Warna Pink untuk Buka Puasa, Estetik dan Menggugah Selera
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
8 Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung Tanpa Santan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Apa Itu Solid Perfume? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibandingkan Parfum Cair
-
5 Cushion Terlaris di TikTok, Penjualannya Tembus Jutaan Produk
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya
-
Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah
-
Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama
-
5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum
-
Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan
-
Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya
-
4 Sepatu Tali Putar Rp200 Ribuan dengan Review Positif, Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian