Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Maret 2026 | 06:21 WIB
Ilustrasi melaksanakan I'tikaf di Masjid. (Freepik)
Baca 10 detik
  • I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
  • I'tikaf dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
  • Ada sejumlah amalan yang bisa dilakukan agar I'tikaf lebih bermakna.

Dzikir adalah cara terbaik untuk menjaga hati tetap terjaga (tidak lalai). Basahi lidah Anda dengan kalimat-kalimat tayyibah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allahu Akbar.

Selain itu, perbanyaklah istighfar. Mengingat kembali dosa-dosa masa lalu sambil memohon ampunan Allah adalah inti dari pembersihan jiwa saat i’tikaf.

Sebagaimana dikutip dari laman Muhammadiyah, memaksimalkan waktu dengan zikir merupakan salah satu kunci meraih keberkahan di malam-malam ganjil.

4. Muhasabah (Introspeksi Diri)

I’tikaf adalah momen yang tepat untuk melakukan audit spiritual. Jauh dari hiruk-pikuk pekerjaan dan media sosial, Anda memiliki waktu penuh untuk bertanya pada diri sendiri: "Sejauh mana kualitas ibadah saya setahun ini?" atau "Apa saja akhlak buruk yang masih sulit saya hilangkan?".

Muhasabah yang jujur akan melahirkan tekad baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah keluar dari masjid nantinya.

5. Memanjatkan Doa Khusus Lailatul Qadar

Tujuan utama banyak orang melakukan i’tikaf adalah untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa khusus yang sangat dianjurkan untuk dibaca terus-menerus, yakni:

Baca Juga: 7 Ide Hampers Lebaran Estetik di Bawah 200 Ribu, Simpel Tapi Mewah

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii"

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.

6. Menghindari Obrolan Duniawi yang Sia-sia

Salah satu tantangan terbesar saat i’tikaf berjamaah adalah godaan untuk mengobrol dengan sesama jamaah.

Meskipun bersosialisasi itu baik, saat i’tikaf sebaiknya batasi pembicaraan hanya pada hal-hal yang penting.

Hindari bergunjing (ghibah) atau membahas urusan bisnis dan politik secara berlebihan, karena hal tersebut dapat mengurangi nilai pahala i’tikaf Anda.

Load More