- Program gentengisasi dimulai di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, diinisiasi Presiden Prabowo untuk perbaikan estetika dan keamanan hunian.
- Pelaksanaan program ditandai pelepasan 14 truk berisi 75.000 genteng UMKM oleh Menteri PKP untuk dampak ekonomi.
- Komitmen transaksi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mencapai total Rp3 miliar untuk penyerapan produk lokal.
Suara.com - Program penggantian atap rumah dengan genteng alias gentengisasi resmi dimulai dari kawasan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kebijakan ini awalnya diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki estetika dan keamanan hunian masyarakat.
Pelaksanaan program ini ditandai dengan pembelian genteng dari sentra UMKM Genteng Jatiwangi. Langkah awal dimulai dengan pelepasan 14 truk yang membawa total 75.000 genteng untuk didistribusikan ke berbagai proyek perumahan rakyat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melepas langsung armada tersebut. Maruarar menjelaskan, kebijakan ini bertujuan agar pembangunan perumahan memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM.
“Ini adalah karya kebijakan Presiden Prabowo. Negara hadir bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memastikan pembangunan itu memberi manfaat bagi rakyat kecil dan UMKM kita,” ujar Maruarar kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).
Pemerintah menargetkan standarisasi produk UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Penggunaan genteng produksi lokal diharapkan menjadi standar baru dalam setiap proyek pembangunan rumah yang dikelola pemerintah pusat maupun daerah.
“UMKM harus punya daya saing tinggi dengan menjaga kualitas dan membuat standar sesuai SNI,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut merealisasikan program ini melalui perbaikan rumah tidak layak huni. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyebutkan terdapat alokasi anggaran khusus untuk penyerapan genteng Jatiwangi tahun ini.
“Untuk tahap pertama tahun ini ada 250 unit rumah yang akan diperbaiki. Dengan kebutuhan genteng sekitar Rp2 juta per rumah, maka potensi belanja genteng mencapai sekitar Rp500 juta,” jelas Herman.
Sejalan dengan provinsi, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga memproyeksikan penyerapan genteng dalam skala besar. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyatakan ribuan unit rumah akan menjadi sasaran program perbaikan pada tahun 2026.
Baca Juga: Tak Dipotong Pajak! THR Prabowo-Gibran Cair, Segini Besarannya
"Tahun 2026 kami akan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni 1715 unit dan diperkirakan belanja untuk kebutuhan genteng mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” katanya.
Selain anggaran daerah, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat ikut menggerakkan sektor ini. Sebanyak 900 rumah di Majalengka direncanakan menggunakan genteng UMKM dengan potensi kebutuhan mencapai Rp1 miliar.
Secara kumulatif, total komitmen transaksi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mencapai Rp3 miliar. Angka ini belum termasuk kontribusi dari pengembang perumahan subsidi dari sektor swasta yang juga memesan genteng untuk proyek di Bogor dan Serang.
Menteri PKP juga menambah pesanan pribadi sebanyak 10 truk genteng untuk perumahan prajurit TNI. Penambahan tersebut membuat total pemesanan genteng yang diumumkan dalam kegiatan di Jatiwangi mencapai 24 truk.
Berita Terkait
-
Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri
-
Prabowo Patok Target RoA Danantara Di Atas 5 Persen
-
Terima Laporan Satu Tahun Danantara, Prabowo: Semoga Bukan Laporan Palsu!
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau
-
Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!
-
Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025
-
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
-
Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026
-
Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
-
Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?
-
3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah
-
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
-
Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan