- Kapal harus berasal dari negara yang dianggap netral atau bersahabat
- Wajib mengikuti jalur pelayaran yang diawasi, terutama di wilayah utara sekitar Pulau Larak
- Harus berkoordinasi langsung dengan otoritas Iran sebelum melintas
Selain itu, parlemen Iran juga tengah mengkaji wacana penerapan "tarif tol" bagi kapal yang melintas sebagai sumber pendapatan negara.
Dampak Global dan Posisi Indonesia
Selat Hormuz adalah jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Ketika akses terganggu, dampaknya langsung terasa pada harga energi global dan stabilitas ekonomi.
Indonesia sendiri relatif aman dari sisi pasokan energi. Pemerintah telah mengantisipasi dengan mencari alternatif impor, termasuk dari Amerika Serikat.
Menurut pihak Pertamina, kontribusi minyak mentah dari Timur Tengah berkisar 19% dari total impor nasional, sehingga gangguan ini tidak langsung mengancam ketahanan energi dalam jangka pendek.
Perbandingan dengan Negara Lain
Beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand bahkan lebih dulu mendapatkan izin melintas. Sementara negara seperti China, Rusia, dan Pakistan termasuk dalam prioritas utama Iran sejak awal pelonggaran kebijakan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor diplomasi dan hubungan bilateral memainkan peran penting dalam menentukan akses ke jalur strategis tersebut.
Kesimpulan: Kapal RI Boleh Melintas, Tapi Bersyarat
Baca Juga: Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
Jadi, apakah kapal Indonesia boleh melewati Selat Hormuz? Jawabannya: boleh, namun dengan syarat tertentu.
Indonesia kini masuk dalam kategori "negara sahabat" yang diizinkan melintas oleh Iran. Namun setiap kapal tetap wajib mengikuti prosedur ketat dan memastikan koordinasi penuh dengan otoritas setempat.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali