- Negara-negara Teluk mencari jalur pasokan energi alternatif karena ketidakpastian di Selat Hormuz akibat konflik Timur Tengah.
- Solusi yang dipertimbangkan adalah pembangunan jalur pipa baru demi menjaga distribusi minyak dan gas tetap berjalan.
- Ketegangan dipicu serangan AS-Israel ke Iran, menyebabkan Iran dan Oman menyiapkan kerangka hukum baru Hormuz.
Suara.com - Negara-negara di kawasan Teluk mulai mempertimbangkan jalur pasokan energi alternatif menyusul ketidakpastian di Selat Hormuz yang kian memanas akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Mengutip laporan Financial Times, Sabtu (28/3/2026), sejumlah negara Teluk membuka opsi pembangunan jalur pipa sebagai solusi untuk menjaga distribusi minyak dan gas tetap berjalan di tengah potensi pembatasan akses di jalur strategis tersebut. Informasi ini disampaikan oleh seorang diplomat kawasan yang enggan disebutkan namanya.
“Negara-negara Teluk akan mencari alternatif, seperti membangun jalur pipa,” ujarnya.
Di sisi lain, Iran melalui Wakil Menteri Luar Negeri Vahid Jalalzadeh menyatakan tengah menyiapkan kerangka hukum baru terkait pengelolaan Selat Hormuz pascakonflik. Dalam rencana tersebut, Teheran disebut akan bekerja sama dengan Oman.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari lalu, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan serta korban sipil.
Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Situasi ini memicu blokade de facto di Selat Hormuz—jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.
Gangguan distribusi tersebut mulai berdampak pada penurunan ekspor dan produksi energi di kawasan, sekaligus mendorong lonjakan harga minyak dunia.
Baca Juga: Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
-
7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya