Lifestyle / Komunitas
Senin, 30 Maret 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi Lari Pagi (Pexels.com/Tirachard Kumtanom)

Suara.com - Apakah Anda bingung dengan perbedaan antara lari (running), jogging, dan trail running yang sedang viral dan jadi tren belakangan ini?

Lari menjadi salah satu kegiatan olahraga yang banyak dilakukan orang-orang saat ini.

Selain murah, lari juga bermanfaat besar untuk kesehatan, baik jantung, kolesterol, dan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Akan tetapi, lari tidak sekadar lari. Ada beberapa istilah yang sering digunakan dalam olahraga ini yakni lari (running), jogging, dan trail running.

Tahukah Anda bahwa ketiganya memiliki perbedaan yang cukup signifikan sehingga harus dipahami oleh mereka yang mulai menggeluti olahraga ini.

Perbedaan Lari (Running) dan Jogging

Perbedaan antara running dan jogging sebenarnya tidak sekadar soal istilah, tetapi lebih pada intensitas, tujuan, dan cara tubuh bekerja saat melakukannya.

Secara umum, jogging bisa dianggap sebagai versi yang lebih santai dari running.

Keduanya sama-sama termasuk olahraga aerobik dan melibatkan otot yang sama, tetapi tingkat usaha yang dibutuhkan berbeda.

Baca Juga: 8 Promo Sepatu Lari Adidas 2026, Model Terbaru Diskon hingga 30 Persen

Ilustrasi lari. (Pexels/Mentatdgt/funcrevidn)

1. Beda Kecepatan

Perbedaan paling terlihat ada pada kecepatan. Jogging biasanya dilakukan dengan tempo lebih lambat, sekitar 4–6 mil per jam, sedangkan running berada di atas itu.

Namun, batas ini tidak kaku karena kemampuan setiap orang berbeda. Bagi sebagian orang, kecepatan tertentu bisa terasa seperti lari cepat, sementara bagi yang lain masih tergolong santai.

2. Beda Intensitas

Dari sisi intensitas, jogging cenderung ringan hingga sedang. Aktivitas ini tidak terlalu membebani jantung dan otot, sehingga bisa dilakukan dalam waktu lebih lama.

Sebaliknya, running membutuhkan tenaga lebih besar, membuat detak jantung meningkat lebih cepat, dan biasanya dilakukan dalam durasi yang lebih singkat namun lebih intens.

Load More