Lifestyle / Komunitas
Rabu, 01 April 2026 | 10:53 WIB
Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite Hingga Pertamax (pertamina.com)

Suara.com - Pemerintah resmi memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil setelah adanya koordinasi antara pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT Pertamina (Persero).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat. Meski harga minyak dunia sedang menunjukkan tren kenaikan, pemerintah memilih untuk menahan harga BBM agar tidak menambah beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang tidak menentu, kenaikan harga BBM berpotensi memicu inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah preventif dengan menahan harga. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bentuk perlindungan terhadap masyarakat agar tidak terdampak langsung oleh gejolak harga energi global.

Pertamina melalui subholding komersialnya, Pertamina Patra Niaga, memastikan bahwa pasokan BBM di seluruh Indonesia dalam kondisi aman. Distribusi juga disebut berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ketersediaan stok BBM nasional dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, harga BBM pada awal April 2026 masih sama seperti yang berlaku pada Maret 2026, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.

Untuk BBM subsidi, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Pertalite masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar tetap berada di angka Rp 6.800 per liter.

Stabilnya harga BBM subsidi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan harian dan sektor logistik yang sangat bergantung pada bahan bakar dengan harga terjangkau.

Selain BBM subsidi, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex juga tidak mengalami penyesuaian. Kebijakan ini membuat masyarakat tidak perlu khawatir akan lonjakan harga di awal bulan.

Sebagai contoh, di wilayah Jawa, termasuk DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax (RON 92) masih berada di kisaran Rp 12.300 per liter.

Baca Juga: Update Harga BBM Swasta 1 April 2026 di SPBU Shell, BP-AKR, dan Vivo

Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp 13.100 per liter dan Pertamax Green 95 di angka Rp 12.900 per liter.

Untuk jenis BBM diesel nonsubsidi, Dexlite masih dipasarkan sekitar Rp 14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada di kisaran Rp 14.500 per liter.

Rincian Harga BBM di Beberapa Wilayah

Meskipun harga BBM secara umum relatif seragam, terdapat sedikit perbedaan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

Di wilayah Sumatera seperti Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax tercatat sebesar Rp 12.600 per liter, dengan Pertamax Turbo mencapai Rp 13.350 per liter. Dexlite dijual Rp 14.500 per liter dan Pertamina Dex Rp 14.800 per liter.

Sementara itu, di Sumatera Barat dan beberapa wilayah Kalimantan seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga Pertamax sedikit lebih tinggi, yakni Rp 12.900 per liter. Pertamax Turbo di wilayah ini bahkan menyentuh Rp 13.650 per liter, sedangkan Dexlite mencapai Rp 14.800 per liter dan Pertamina Dex Rp 15.100 per liter.

Load More