2. Dampak Global (Harga Minyak Naik)
Kenaikan harga energi akibat situasi global menjadi faktor utama kebijakan ini.
3. Fleksibilitas Kerja Modern
WFH dianggap sebagai bagian dari transformasi sistem kerja yang lebih adaptif.
Tidak Semua Pekerja Bisa WFH
Walaupun ada kebijakan ini, tidak semua sektor bisa menerapkannya. Sektor yang kemungkinan bisa WFH:
- Pekerjaan administratif
- Digital / IT
- Marketing, finance, HR
Sektor yang Tetap WFO:
- Pelayanan publik (rumah sakit, transportasi, dll.)
- Manufaktur & produksi
- Retail & logistik
- Pariwisata & hospitality
Sektor-sektor tersebut tetap membutuhkan kehadiran fisik sehingga tidak memungkinkan WFH.
WFH vs WFA saat Lebaran, Jangan Tertukar!
Banyak yang masih bingung antara WFH dan WFA (Work From Anywhere).
- WFA Lebaran 2026: Berlaku pada tanggal tertentu (sebelum & setelah Lebaran)
- WFH pasca Lebaran: Skema rutin (1 hari/minggu)
Contohnya, WFA sempat diterapkan pada:
Baca Juga: Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
- 16–17 Maret 2026
- 25–27 Maret 2026
Sementara WFH adalah kebijakan lanjutan yang sifatnya lebih permanen (meski masih tahap awal).
Jadi, menjawab pertanyaan utama kapan WFH swasta berlaku? WFH swasta diperkirakan akan mulai berlaku setelah Lebaran 2026, namun belum ada tanggal pasti.
Hal ini tidak wajib, tapi dianjurkan oleh pemerintah. Skemanya hanya 1 hari kerja per minggu.
Keputusan akhir tetap berada di perusahaan masing-masing, sehingga Anda tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari kantor atau HR. Bagaimana menurut pendapat Anda?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI