Lifestyle / Male
Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB
Pakar Forensik Digital Rismon Sianipar. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Jusuf Kalla akan melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada 6 April 2026 atas dugaan pencemaran nama baik.
  • Rismon dituduh menyebut Jusuf Kalla memberikan dana sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo terkait isu ijazah Jokowi.
  • Kuasa hukum Rismon membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa video pernyataan itu merupakan hasil AI.

Suara.com - Rismon Hasiholan Sianipar kembali menjadi sorotan publik. Ini setelah Jusuf Kalla (JK), mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, berencana melaporkannya ke kepolisian.

Pada Senin, 6 April 2026, JK melalui kuasa hukumnya akan melayangkan laporan ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Rismon Sianipar dituduh menyebut JK sebagai penyandang dana Rp5 miliar untuk Roy Suryo dan kawan-kawannya dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JK membantah keras tuduhan tersebut dan menyatakan hal itu bertentangan dengan prinsip hidupnya. Lantas, siapa sebenarnya Rismon Sianipar?

Profil Rismon Sianipar

Rismon Sianipar adalah seorang akademikus, peneliti, dan ahli forensik digital yang dikenal luas di Indonesia.

Ia lahir pada 25 April 1977 di Pematangsiantar (atau Dolok Ulu, Kabupaten Simalungun), Sumatera Utara.

Rismon menyelesaikan pendidikan menengah di SMAN 3 Pematang Siantar. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, meraih gelar Sarjana Teknik (S.T.) pada 1998 dan Magister Teknik (M.T.) bidang Teknik Elektro pada 2001.

Berkat beasiswa Pemerintah Jepang, Rismon melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Graduate School of Science and Engineering, Yamaguchi University, Jepang, dan berhasil meraih gelar Master of Engineering (M.Eng) serta Doctor of Engineering (Dr.Eng) antara 2005–2008.

Keahliannya mencakup keamanan multimedia, pemrosesan sinyal/citra/video digital, kriptografi, komunikasi digital, forensik multimedia, serta kompresi dan pengkodean data.

Baca Juga: Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

Selain mengajar di perguruan tinggi seperti Universitas Mataram (UNRAM), Rismon aktif sebagai pengembang perangkat lunak, penulis buku, dan pembicara. Ia sering membagikan analisis forensik digital melalui media sosial, khususnya akun X (Twitter) @SianiparRismon, serta kanal YouTube Balige Academy.

Profilnya sebagai pakar forensik digital membuatnya sering diminta mengomentari isu-isu teknologi dan keaslian dokumen digital.

Namun, nama Rismon meledak ke publik luas karena keterlibatannya dalam kontroversi “kasus ijazah Jokowi”.

Pada 2025 hingga awal 2026, ia menjadi salah satu figur kunci yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi. Melalui analisis forensik digital yang dipublikasikannya dalam buku Jokowi’s White Paper, Rismon sempat menyimpulkan adanya ketidakwajaran pada dokumen dan foto wisuda Jokowi.

Tuduhan itu memicu perdebatan nasional, melibatkan Roy Suryo dan pihak-pihak lain, serta berujung pada proses hukum di Polda Metro Jaya. Rismon sempat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan fitnah atau penyebaran berita bohong terkait ijazah Jokowi.

Pada Maret 2026, Rismon mengubah sikapnya secara dramatis. Ia menemui Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara langsung di Solo untuk meminta maaf.

Load More