- Jusuf Kalla akan melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada 6 April 2026 atas dugaan pencemaran nama baik.
- Rismon dituduh menyebut Jusuf Kalla memberikan dana sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo terkait isu ijazah Jokowi.
- Kuasa hukum Rismon membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa video pernyataan itu merupakan hasil AI.
Dalam klarifikasi publik, Rismon mengakui tuduhannya keliru total, menyatakan dirinya merasa terekspolitasi oleh pihak-pihak tertentu, dan melepaskan diri dari segala kontestasi politik terkait isu ijazah. Ia bahkan mengajukan restorative justice kepada penegak hukum.
Kini, pada April 2026, Rismon kembali terseret isu baru. Video yang beredar viral menuduhnya menyebut JK sebagai “penyalur dana” Rp5 miliar untuk mendukung Roy Suryo cs dalam mengusung kasus ijazah Jokowi.
JK langsung bereaksi keras. Ia meminta pengacaranya, Abdul Haji Talaohu, untuk melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri agar kebenaran terungkap.
“Saya tidak pernah memperalat orang. Haram bagi saya berbuat seperti itu,” tegas JK.
Sementara itu, tim kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang, membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, pernyataan yang disebut-sebut berasal dari Rismon adalah hasil olahan Artificial Intelligence (AI) dan tidak mencerminkan perkataan asli kliennya.
Rismon Sianipar sendiri disebut santai menghadapi rencana pelaporan tersebut. Kasus ini kembali menunjukkan betapa sensitifnya isu ijazah Jokowi, meski sudah berulang kali diklarifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Pati Mulai Duduki Depan DPR, Siap Menginap hingga Aksi 27 Agustus
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik yang Aman Parkir Paralel Tanpa Khawatir Aki Soak
-
Tagih RUU Perampasan Aset, Warga Pati ke DPR: Kami Datang Penuhi Undangan Puan!
-
BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Melihat Batas Tipis Kebenaran dan Naluri dalam Film Ayah, Aku Mau Cerita!
-
Perbandingan Wuling Binguo EV vs Chery Omoda E5 vs BYD Dolphin: Harga Mirip, Mending Mana?
-
Ulasan Novel Heaven: Potret Kelam Perundungan dan Pencarian Makna Hidup
-
Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS